Skip to main content

Rencanakan Keuangan dengan Investasi Reksa Dana

Nov 02, 2020
4 Menit

Masa depan yang tidak dapat diprediksi, khususnya terkait kondisi keuangan tentu perlu diantisipasi dengan mempersiapkan diri sedini mungkin. Seperti situasi pandemi sejak awal tahun 2020 ini yang mempengaruhi kondisi keuangan. Untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan kondisi keuangan yang dapat terjadi di masa mendatang, Anda dapat memulai dengan mengatur keuangan sedini mungkin. Dengan mengatur keuangan kita dari sekarang, kita juga menjadi lebih cermat dalam mengalokasikan dana yang dimiliki saat ini sehingga tidak hanya digunakan untuk jangka pendek, tetapi juga untuk jangka panjang. Tidak hanya dengan menabung, salah satu cara lainnya yang dapat Anda pilih untuk merencanakan keuangan Anda adalah dengan berinvestasi, seperti investasi reksa dana. Yuk, simak artikel ini lebih lanjut untuk mengenal investasi reksa dana lebih jauh.

Investasi Berdasarkan Jangka Waktu

Berdasarkan jangka waktunya, investasi terbagi menjadi dua jenis yaitu investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek. investasi jangka panjang merupakan investasi yang dilakukan dalam rentang waktu yang lebih lama yaitu mulai dari tiga tahun bahkan hingga puluhan tahun. Walaupun memberikan return yang lebih tinggi, tetapi keuntungan baru bisa diperoleh lebih lama dibandingkan dengan investasi jangka pendek. Berbeda dengan investasi jangka panjang, investasi jangka pendek dilakukan dalam kurun waktu yang relatif pendek yaitu satu hingga tiga tahun. Dengan investasi jangka pendek, kita dapat memperoleh keuntungan dengan lebih cepat walau return yang diperoleh juga lebih kecil. Pada artikel ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai salah satu pilihan investasi jangka panjang yaitu investasi reksa dana. 

Apa Itu Investasi Reksa Dana?

Sebelum membahas lebih jauh mengenai investasi reksa dana, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu investasi reksa dana. Reksa dana adalah investasi yang dilakukan dengan mengumpulkan dana yang Anda miliki untuk dikelola dalam berbagai instrumen portofolio efek atau surat-surat berharga, salah satunya seperti saham, obligasi, dan pasar uang ataupun efek. Dalam investasi reksa dana, dana yang Anda investasikan akan dikelola oleh manajer investasi atau ahli yang berpengalaman dalam berinvestasi.

Dengan dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman, menjadikan investasi reksa dana salah satu investasi yang cocok untuk dipilih oleh orang yang baru memulai investasi serta belum memiliki pengetahuan dan pengalaman berinvestasi. Tidak hanya itu, Anda juga tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk mengelola dana yang diinvestasikan karena telah dikelola oleh manajer investasi. Memulai investasi reksa dana juga dapat dilakukan dengan dana yang cukup terjangkau. Dengan relatif terjangkaunya dana minimum yang harus disiapkan untuk Anda memulai berinvestasi, menjadikan investasi reksa dana pilihan yang patut dipertimbangkan untuk merencanakan keuangan Anda untuk masa depan.

Tips dalam Berinvestasi Reksa Dana

Jika Anda tertarik untuk memulai investasi reksa dana, berikut beberapa tips yang dapat Anda cermati:

  • Pastikan Tujuan Investasi Anda
    Pastikan Anda telah menentukan tujuan investasi Anda ketika memulai investasi reksa dana. Pastikan tujuan investasi Anda untuk mencapai tujuan finansial, bukan tujuan yang belum pasti. Tujuan finansial tersebut bisa berupa pendanaan untuk berbagai kebutuhan di masa depan seperti persiapan dana pendidikan, tabungan pensiun, dan lainnya.
  • Sesuaikan Jangka Waktu Investasi
    Semakin panjang tujuan jangka waktu investasi Anda, dapat semakin tinggi pula risiko reksa dana yang dapat Anda pilih. Oleh karena itu, pastikan jangka waktu investasi yang Anda pilih sesuai dengan tujuan investasi Anda.
  • Diversifikasi Investasi
    Jika dana investasi Anda ditempatkan hanya dalam satu instrumen, maka semakin tinggi pula risiko yang akan Anda hadapi. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya tempatkan dana investasi Anda di berbagai instrumen untuk menghindari risiko kerugian dalam jumlah besar secara bersamaan.
  • Investasi Secara Berkala
    Dibandingkan dengan melakukan investasi secara sekaligus dalam satu waktu, lebih baik investasi dilakukan secara berkala dalam waktu yang panjang. Hal tersebut dapat memberikan potensi pertumbuhan modal yang lebih optimal dibandingkan jika investasi dilakukan secara sekaligus.
  • Lakukan Financial Check-up
    Sebelum memutuskan untuk memulai investasi reksa dana, tinjau kembali kondisi keuangan Anda setiap bulannya. Dengan begitu, Anda dapat memutuskan waktu yang tepat untuk memulai investasi serta berapa besar dana yang bisa Anda alokasikan untuk berinvestasi.
  • Pantau Portofolio Investasi Secara Berkala
    Setelah mulai berinvestasi reksa dana, Anda dapat mengawasi alokasi aset investasi yang Anda miliki secara berkala. Anda dapat mengakses produk reksa dana dengan mudah, bisa dengan cara konvensional melalui media cetak nasional, maupun dengan cara digital melalui media elektronik. Anda juga dapat mengatur kembali alokasi aset investasi Anda atau re-balancing secara berkala sesuai dengan kondisi pasar jika memang diperlukan.

Kenali Profil Risiko Sebelum Memulai Investasi Reksa Dana

Tidak hanya keenam tips tersebut yang harus dicermati, Anda juga harus mengenal profil risiko Anda sebelum memulai investasi reksa dana. Mengenali terlebih dahulu profil risiko Anda merupakan salah satu langkah awal yang penting dilakukan untuk menentukan target investasi yang ingin Anda capai. Profil risiko serta tujuan investasi terbagi menjadi risk averse, conservative, moderate, moderate aggressive, aggressive dan highly aggressive

Profil risiko risk averse adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk mendapatkan perlindungan dan keamanan pokok investasi awal dan mendapatkan keuntungan sebesar bunga deposito berjangka yang mungkin tidak lebih besar daripada tingkat inflasi. Nasabah di profil risiko ini tidak bersedia berinvestasi di produk yang memiliki risiko atas pokok investasi nasabah.

Profil risiko conservative adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk memperoleh pendapatan dan keamanan pokok investasi awal sehingga tidak berkurang karena laju inflasi. Nasabah ini bersedia menerima risiko investasi jangka menengah.

Profil risiko moderate adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk memperoleh pendapatan yang sedikit lebih tinggi dengan mempertimbangkan tingkat keamanan yang cukup. Nasabah bersedia menerima tingkat risiko investasi menengah/moderat dengan jangka waktu investasi menengah panjang.

Profil risiko moderate aggressive adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk memperoleh pendapatan  dan pertumbuhan pokok investasi dalam jangka waktu yang panjang. Nasabah bersedia menerima risiko investasi tinggi dan berfluktuasi pada jangka waktu investasi yang panjang. Nilai investasi nasabah dapat berfluktuatif tinggi dan dapat jauh berkurang dari nilai investasi awal.

Profil risiko aggressive adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk mendapatkan pertumbuhan pokok investasi yang signifikan dan Anda bersedia untuk menerima risiko investasi tingkat sangat tinggi dan berfluktuasi pada jangka jangka waktu investasi yang panjang. Nilai investasi Nasabah dapat mengalami fluktuasi yang sangat tinggi dapat jauh berkurang dari nilai investasi awal.

Profil risiko highly aggressive adalah profil risiko bagi nasabah yang tujuan investasinya adalah untuk mendapatkan pertumbuhan pokok investasi yang sangat tinggi dan Anda bersedia menerima risiko investasi tingkat ekstrim dan berfluktuasi pada jangka waktu investasi yang  panjang. Nilai investasi nasabah dapat jauh berkurang dan ada kemungkinan untuk kehilangan seluruh nilai investasi awal nasabah.

Dengan berbagai kemudahan serta terjangkaunya dana minimum yang dapat diinvestasikan menjadikan investasi reksa dana salah satu pilihan tepat untuk Anda memulai investasi untuk merencanakan keuangan Anda. Dengan begitu, Anda dapat lebih siap untuk menghadapi kondisi keuangan di masa mendatang. Jika Anda tertarik untuk memulai investasi reksa dana, pastikan Anda memilih pengelola efek reksa dana yang terpercaya untuk mengelola investasi Anda. Seperti PermataBank yang telah terpercaya dalam mengelola investasi reksa dana. PermataBank juga menawarkan berbagai produk reksa dana mulai dari reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana index, reksa dana pasar uang, hingga reksa dana campuran. Berbagai produk investasi reksa dana tersebut dapat Anda pilih sesuai dengan preferensi profil risiko Anda, mulai dari menghindari risiko, konservatif, moderat, moderat agresif, hingga agresif. Tidak hanya itu, PermataBank juga memberikan kenyamanan bertransaksi reksa dana secara digital melalui PermataMobile X dan PermataNet. Tertarik untuk memulai investasi reksa dana Anda bersama PermataBank? Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai berbagai penawaran investasi reksa dana PermataBank di sini.

Reksa Dana Saham Berdenominasi Rupiah

BNP Paribas Ekuitas

Reksa Dana Saham berdenominasi Rupiah

Ashmore Dana Ekuitas Nusantara

Aspirasi Untuk Kamu

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan