Skip to main content

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga bagi Pasangan Muda

Oct 21, 2020
3 Menit

Kehidupan pernikahan mengharuskan Anda untuk melakukan berbagai adaptasi, termasuk hal keuangan. Dari yang semula hanya perlu memikirkan keuangan pribadi, kini Anda harus melakukannya bersama pasangan demi kebutuhan rumah tangga.

Mengingat ini adalah hal yang baru bagi Anda, wajar jika Anda dan pasangan merasa bingung. Namun, sebetulnya cara mengatur keuangan rumah tangga tidak serumit yang dibayangkan, kok. Berikut penjelasan selengkapnya!

Buat Target Keuangan
Agar bisa menerapkan cara mengatur keuangan rumah tangga secara efektif, Anda dan pasangan harus terlebih dulu menentukan target yang hendak dicapai. Selain sebagai motivasi agar terus konsisten mengatur keuangan, adanya target juga dapat membantu Anda dan pasangan untuk terhindar dari kerugian pada masa depan.

Bentuk dari target ini bermacam-macam, bisa berupa beli properti, dana darurat, dana pendidikan anak, atau uang pensiun Walaupun begitu, bukan berarti Anda tidak boleh memiliki target keuangan yang bersifat senang-senang. Contohnya liburan ke luar negeri atau membeli gadget impian. Hal ini tentu sah-sah saja dilakukan selama kebutuhan keuangan sudah dipenuhi lebih dulu.

Selain itu, jika memiliki target keuangan personal yang ingin dicapai, sampaikan pula kepada pasangan sejak awal untuk menghindari timbulnya konflik di tengah jalan.

Tentukan Aturan Keuangan Bersama
Setelah sepakat dengan target keuangan, saatnya Anda dan pasangan menyusun aturan keuangan bersama. Pertama-tama, terbukalah satu sama lain soal kondisi keuangan masing-masing, mulai dari jumlah saldo di rekening tabungan, jumlah penghasilan bulanan, investasi yang dipunyai, hingga adanya cicilan atau utang. Dengan begini, Anda dan pasangan bisa lebih mudah dalam mengalokasikan uang ke berbagai pos pengeluaran.

Nah, dalam menyusun pos-pos pengeluaran, urutkan berdasarkan skala prioritas. Umumnya, pengeluaran yang termasuk prioritas utama adalah yang bersifat kebutuhan, misalnya tagihan listrik dan air, belanja bulanan, premi asuransi, dan pajak. Baru setelahnya beranjak ke pos pengeluaran penting lain seperti tabungan dan investasi atau membayar cicilan utang. Jika seluruh pengeluaran bersifat krusial telah terpenuhi, barulah Anda dapat mengalokasikan dana untuk hiburan.

Lanjutkan dengan diskusi perihal siapa yang akan membayar setiap pos pengeluaran. Cara mengatur keuangan rumah tangga satu ini memang sepele, namun ke depannya akan sangat membantu untuk meminimalisir faktor lupa. Misalnya, Anda bertugas membayar listrik dan air, sedangkan pasangan Anda bertanggung jawab berbelanja bulanan.

Evaluasi Pendapatan dan Pengeluaran Setiap Bulan
Sudah menyusun pos pengeluaran, tetapi jumlah pengeluaran yang terjadi ternyata tidak sesuai perkiraan. Hal ini kerap terjadi, terutama pada pasangan muda yang mungkin belum terbiasa dalam mengatur keuangan rumah tangga. Tidak apa-apa, itulah mengapa Anda dan pasangan dianjurkan untuk rutin evaluasi pendapatan dan pengeluaran setiap bulan.

Bisa saja bulan ini Anda tiba-tiba mendapat pemasukan tambahan dari invoice proyek freelance yang baru saja cair, padahal proyeknya sendiri sudah selesai sejak Anda belum menikah. Lalu, ternyata pos pengeluaran A tidak sebanyak yang Anda perkirakan.

Nah, hal-hal seperti itu wajib dievaluasi tiap bulan bersama pasangan. Dengan begitu, Anda dan pasangan pun bisa lebih akurat dalam menyusun anggaran keuangan rumah tangga untuk bulan selanjutnya. Jika seandainya ada pengeluaran yang melebihi perkiraan pun, Anda dan pasangan juga bisa melakukan penekanan.

Rencanakan Tabungan dan Investasi
Dalam menyusun anggaran keuangan rumah tangga, pastikan Anda dan pasangan tidak melupakan tabungan dan investasi. Idealnya, Anda dianjurkan menyisihkan uang minimal 20% gaji untuk ditabung dan diinvestasikan.

Investasi pun ada berbagai macam bentuknya yang bisa disesuaikan dengan jangka waktu yang Anda inginkan serta profil risiko Anda. Melalui aplikasi mobile banking PermataMobile X, Anda dapat memilih serta membeli produk-produk investasi yang ditawarkan oleh PermataBank dengan mudah, kapan pun dan di mana pun.

Agar dapat memiliki kondisi keuangan rumah tangga yang stabil, berbagai cara mengatur keuangan di atas bisa dilakukan pasangan muda seperti Anda. Namun, ingat, semuanya rutin dilakukan secara konsisten agar hasilnya pun optimal. Anda dan pasangan juga harus bisa tegas terhadap diri sendiri maupun satu sama lain jika seandainya ada rencana keuangan yang melenceng dari anggaran. 

Reksa Dana Pendapatan Tetap berdenominasi Rupiah

Ashmore Dana Obligasi Nusantara

Reksa Dana Saham Berdenominasi Rupiah

BNP Paribas Ekuitas

Aspirasi Untuk Kamu

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan