Skip to main content

Cara Menyikapi Tantangan Masuknya Pendidikan Digital

Jul 21, 2020
3 Menit

Adanya pandemi COVID-19 ini menjadi dorongan bagi negara Indonesia, terutama pendidikan, untuk berbenah diri dan segera beradaptasi dengan konsep online learning. Selama beberapa bulan terakhir, dampak yang dirasakan oleh para murid, tenaga pengajar, serta orang tua begitu besar. Berikut ini tantangan dari pendidikan digital yang perlu Anda ketahui dan cara menyikapinya untuk dapat mempersiapkan pendidikan terbaik bagi anak Anda.

Peran Literasi Digital dalam Pendidikan
Bagi generasi terdahulu, mungkin masih ada yang berada dalam tahap adaptasi teknologi digital. Terlebih lagi mengingat bagaimana dunia pendidikan di Indonesia belum begitu fokus terhadap kurikulum pembelajaran kemampuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagaimana yang belakangan ini sudah mulai diterapkan.

Berbeda dengan generasi muda, seperti Gen Z dan Alpha yang lahir di era 2000-an, mereka selama ini hidup dikelilingi oleh fitur-fitur canggih teknologi digital. Dalam aktivitas sehari-hari, para generasi muda ini sudah terbiasa menggunakan rangkaian teknologi yang sifatnya ever-evolving. Sehingga, digital disruption bukan lagi ancaman bagi mereka yang sudah memiliki literasi digital yang tinggi. 

Akan tetapi, tingkat literasi digital murid-murid di Indonesia tidak merata, bahkan cenderung berat sebelah, terutama bagi mereka yang tinggal di luar daerah perkotaan. Hal ini menyebabkan penerapan pendidikan digital di Indonesia jadi sedikit terhambat. 

Kebutuhan akan Perangkat Teknologi
Masuknya pendidikan digital di Indonesia menimbulkan pertanyaan baru: bagaimana cara untuk meningkatkan literasi digital? Jawaban sederhananya adalah dengan memenuhi kebutuhan akan perangkat teknologi yang mumpuni. Tidak hanya murid saja, tetapi hal ini juga berlaku bagi tenaga pengajar. Dengan adanya akses perangkat teknologi digital, maka masyarakat bisa belajar lebih jauh cara-cara menggunakannya dan dapat dengan cepat beradaptasi.

Seperti yang kita ketahui, teknologi selalu berkembang. Untuk bisa membeli perangkat teknologi seperti laptop dan ponsel pintar, dibutuhkan biaya yang cukup besar. Belum lagi mempertimbangkan biaya untuk paket internet yang menjadi pilar utama dari penerapan pendidikan digital. Itu saja belum cukup, masih ada lagi aplikasi pembelajaran online yang berbasis subscription, menambah daftar panjang dari kebutuhan teknologi di bidang pendidikan.

Lonjakan Biaya Pendidikan
Indonesia sampai sekarang masih menjadi salah satu negara dengan biaya pendidikan yang mahal di seluruh dunia bila dibandingkan dengan jumlah rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia. Dimulai dari jenjang pendidikan terbawah PAUD hingga jenjang perguruan tinggi. Kewajiban untuk bersekolah sampai jenjang SMA bukan lagi standar yang berlaku. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pendidikan perguruan tinggi sangat penting dan berpengaruh terhadap kesuksesan individu.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi uang pangkal pendidikan di Indonesia mencapai 10%-15% per tahunnya. Berdasarkan perhitungan yang dilansir dari CNBC Indonesia, total uang muka yang dibutuhkan mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi mencapai Rp187,5 juta di tahun 2020. Sungguh harga yang fantastis, apalagi bila ditambahkan dengan biaya lain dan SPP per bulannya. 

Solusi Pintar untuk Pendidikan Terbaik
Selain dengan menabung dan berinvestasi, ada satu solusi lainnya yang bisa Anda ambil untuk menambahkan dana pendidikan bagi buah hati tersayang agar dapat masuk ke sekolah atau perguruan tinggi yang diimpikan. PermataKTA hadir memberikan solusi pintar untuk mendukung pendidikan di segala jenjang. 

Cukup dengan mengunduh aplikasi mobile banking PermataMobile X, Anda sudah dapat mengajukan pinjaman secara online tanpa perlu ke kantor cabang. PermataKTA memiliki persyaratan mudah. Anda bisa mendapatkan dana tunai mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta untuk membiayai pendidikan dan membeli perangkat teknologi yang dibutuhkan untuk proses belajar mengajar. Tidak perlu khawatir, PermataKTA memiliki bunga rendah, mulai dari 0,88%.

#TunaikanMimpi dengan pinjaman tanpa agunan PermataBank

PermataKTA

Pengajuan pembiayaan berprinsip Syariah hingga Rp 300 Juta

PermataKTA iB Multiguna

Aspirasi Untuk Kamu

08 JUN 2020 | KONVENSIONAL

Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan