Skip to main content

PermataQR-Merchant

Cara mudah dan aman untuk menerima pembayaran bagi bisnis Anda
 


Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataQR

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataQR PT Bank Permata Tbk (selanjutnya disebut “SKU”) ini merupakan syarat dan ketentuan yang mengatur kerjasama pemberian jasa layanan penerimaan pembayaran melalui sistem Quick Respon (QR) milik PT Bank Permata Tbk., suatu perusahaan perbankan yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), berkedudukan di Jakarta (selanjutnya disebut “Bank”).

Merchant dengan menyetujui SKU ini menyatakan setuju untuk tunduk dan mengikatkan diri pada SKU ini dengan syarat dan ketentuan sebagaimana yang diuraikan dibawah ini:

Pasal 1

Definisi

Sepanjang tidak diartikan lain, maka istilah-istilah tersebut di bawah ini mempunyai arti sebagai berikut:

  1. Berita Acara Serah Terima (BAST) adalah dokumen yang berisi informasi mengenai status telah selesainya pemasangan dan/atau integrasi sistem PermataQR pada Merchant dan Merchant sudah siap untuk menerima Transaksi.
  2. Chargeback adalah penagihan/pembebanan kembali kepada Merchant atas Transaksi yang berhasil yang telah dilimpahkan Bank kepada Merchant.
  3. Collateral adalah sejumlah dana yang harus disetorkan oleh Merchant kepada Bank yang diblokir oleh Bank dengan jumlah yang ditentukan oleh Bank sebagai dana jaminan atas kemungkinan risiko yang mungkin terjadi atas penggunaan PermataQR oleh Merchant.
  4. Daftar Hitam Merchant adalah daftar yang memuat informasi negatif atas reputasi Merchant yang dikeluarkan oleh institusi yang berwenang sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  5. Formulir Pembatalan Transaksi adalah formulir yang digunakan oleh Merchant untuk mengajukan permintaan pembatalan Transaksi yang telah diproses oleh Bank, dengan format yang ditetap-kan Bank.
  6. Hari Kalender adalah hari sesuai dengan penanggalan sistem internasional.
  7. Hari Kerja adalah hari dimana Bank beroperasi dan menjalankan kliring sesuai ketentuan Regulator.
  8. Merchant Discount Rate (“MDR”) adalah biaya yang wajib dibayar oleh Merchant kepada Bank atas setiap Transaksi yang besarnya sesuai nilai persentase yang tercantum pada MDF dan Bank berhak sewaktu-waktu merubah besaran atau nilai MDR berdasarkan kebijakan Bank dan/atau ketentuan dan/atau peraturan perundang-undangan, yang terlebih dahulu akan diberitahukan kepada Merchant sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  9. Merchant Data Form (MDF) adalah formulir baik dalam bentuk fisik maupun digital yang memuat keterangan-keterangan mengenai Merchant dan informasi lain yang dilengkapi oleh Merchant, yang diperlukan sebagai permohonan, perubahan dan pelaksanaan penggunaan PermataQR berdasarkan SKU, yang merupakan satu kesatuan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari SKU ini.
  10. Merchant adalah orang-perorangan atau badan yang menggunakan layanan PermataQR untuk menerima Transaksi.
  11. Para Pihak adalah Bank dan Merchant yang melaksanakan isi SKU ini.
  12. Pihak adalah salah satu pihak atau masing-masing pihak yang melaksanakan isi SKU ini yaitu Merchant atau Bank.
  13. Pengguna QR adalah setiap pihak yang memiliki aplikasi pembayaran Quick Respon (QR) pada perangkat yang dimilikinya untuk melakukan Transaksi pada Merchant melalui PermataQR.
  14. Rekening Merchant adalah rekening Merchant yang dibuka atas nama Merchant pada Bank sebagaimana tercantum dalam MDF yang digunakan sebagai rekening penampungan Merchant dan rekening lainnya milik Merchant yang ada pada Bank.
  15. Rekening Pengguna QR adalah rekening Pengguna QR yang merupakan sumber dana pendebetan untuk melakukan transaksi termasuk namun tidak terbatas pada rekening bank, uang elektronik, kartu kredit, maupun sumber dana lainnya yang ditentukan oleh regulator dikemudian hari.
  16. Regulator adalah Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, atau badan/instansi berwenang lainnya sehubungan dengan pelaksanaan SKU ini.
  17. Transaksi adalah transaksi yang digunakan oleh Pengguna QR untuk melakukan pembayaran melalui PermataQR pada Merchant.
  18. Transaksi Berhasil adalah Transaksi yang telah sempurna diselesaikan yang ditandai dengan (i) munculnya Notifikasi baik pada Aplikasi PermataQR maupun Aplikasi Pengguna; (ii) telah terdebetnya dana Transaksi pada rekening Pengguna, (iii) telah terkreditnya dana Transaksi pada rekening Merchant; dan (iv) tercatat sukses pada pencatatatan Bank.
  19. QR Code adalah kode standar yang disediakan dari layanan PermataQR pada Merchant yang digunakan untuk penyelesaian Transaksi melalui pemindaian yang berisi informasi/data yang diperlukan untuk memproses Transaksi.
  20. PermataQR adalah layanan perbankan milik Bank yang dapat menerima Transaksi di Merchant melalui sistem Quick Response (QR) dengan berbasis QR Code Indonesia Standar (QRIS) sebagaimana mengacu pada peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku.
  21. Aplikasi PermataQR adalah aplikasi yang diterbitkan oleh Bank sebagai bagian perangkat dari layanan PermataQR, untuk diunduh oleh Merchant dan digunakan untuk menerima Notifikasi, menghasilkan QR Code, melihat laporan Transaksi secara periodik, dan fitur lainnya yang disediakan Bank pada Aplikasi Permata QR maupun yang akan dikembangkan oleh Bank dikemudian hari.\
  22. Notifikasi adalah pemberitahuan yang muncul pada Aplikasi PermataQR dan Aplikasi QR Pengguna sesaat setelah Transaksi dilakukan, yang berisi tentang status Transaksi dan sekaligus sebagai bukti Transaksi yang telah dilakukan.
  23. Pengembalian Dana selanjutnya disebut dengan “Refund” adalah pengembalian dana Transaksi atas Transaksi yang dibatalkan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam SKU ini.

Pasal 2

Jenis PermataQR

  1. Jenis PermataQR yang disediakan oleh Bank kepada Merchant adalah sebagai berikut:
    1. PermataQR Sticker dan Aplikasi QR.
      Merupakan layanan PermataQR yang menyediakan QR Code dalam bentuk sticker dan QR Code yang dihasilkan dalam Aplikasi QR.
    2. PermataQR API.
      Merupakan layanan PermataQR dimana sistem Bank dapat terhubung secara langsung dengan sistem Merchant menggunakan jalur API (Application Programming Interface), sehingga Merchant dapat menggunakan fitur PermataQR melalui sistem Merchant sendiri.

Pasal 3

Pengajuan Layanan PermataQR

  1. Untuk keperluan permohonan sebagai Merchant kepada Bank dalam penggunaan PermataQR maka Merchant wajib untuk memberikan:
    1. Data Merchant melalui MDF yang telah dilengkapi oleh Merchant;
    2. Dokumen-dokumen pendukung sesuai dengan yang dipersyaratkan dan diberitahu-kan Bank kepada Merchant.
  2. Merchant wajib melakukan pengkinian data apabila terjadi perubahan pada data dan atau dokumen sebagaimana dimaksud ayat 1 Pasal ini.
  3. Bank atas pertimbangan sendiri berhak untuk menerima atau menolak permohonan yang diajukan Merchant untuk menggunakan layanan PermataQR. Dalam hal Bank menolak permo-honan Merchant tersebut maka Bank akan memberitahukan secara tertulis kepada Merchant bahwa pengajuan Merchant tidak dapat disetujui.Merchant menyetujui atas keputusan Bank terkait dengan persetujuan atau penolakan permohonan Merchant maka seluruh dokumen yang telah diberikan Merchant sehubungan dengan permohonannya tersebut sepenuhnya menjadi milik Bank.
  4. Dalam hal Bank menyetujui permohonan penggunaan PermataQR yang diajukan Merchant maka Bank akan menyediakan PermataQR sesuai dengan kesepatan Para Pihak.
  5. Berdasarkan pertimbangan Bank maka Bank berhak untuk meminta kepada Merchant menyediakan sejumlah dana sebagai Collateral atas Transaksi yang dilakukan melalui PermataQR.

Pasal 4

Mekanisme Penggunaan PermataQR

Mekanisme penggunaan PermataQR adalah sebagai berikut:

  1. Transaksi menggunakan PermataQR dilakukan dengan melakukan pemindaian QR Code yang terdapat pada Merchant.
  2. Untuk status Transaksi, mengacu kepada catatan Bank.
  3. Merchant wajib menerima setiap Transaksi dari Pengguna QR yang dilakukan menggunakanPermataQR.
  4. Transaksi QR yang dapat diterima pada Permata QR adalah transaksi yang berdasarkan pada Quick Respon Indonesian Standar (QRIS) sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  5. Merchant harus memastikan keberhasilan Transaksi melalui notifikasi yang diterima dimana nilai amount Transaksi tersebut harus sama dengan yang dilakukan oleh Pengguna QR.
  6. Seluruh Transaksi yang diproses melalui Permata QR akan menggunakan mata uang Rupiah

Pasal 5

Pengembalian Dana (Refund)

  1. Refund dapat dilakukan melalui fitur Refund QR pada PermataQR bagi Merchant tertentu yang disetujui oleh Bank. Pengajuan Refund melalui fitur Refund QR dapat dilakukan maksimal 7 (tujuh) Hari Kalender setelah tanggal Transaksi. Dalam hal pengajuan Refund dilakukan melewati waktu tersebut, maka pengajuan Refund hanya dapat dilakukan melalui Formulir Pembatalan Transaksi.
  2. Ketentuan pengajuan Refund oleh Merchant sebagaimana dimaksud ayat 1 Pasal ini adalah sebagai berikut:
    1. Refund hanya dapat diproses Bank apabila terdapat ketersediaan dana di Rekening Merchant.
    2. Pengajuan Refund tidak dapat melebihi nilai Transaksi.
    3. Bagi Merchant yang tidak memiliki fitur Refund QR dan pengajuan Refund melebihi 7 (tujuh) Hari Kalender setelah tanggal Transaksi, maka pengajuan Refund bisa dilakukan melalui Form Pembatalan Transaksi dapat dilayani Bank maksimal 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal Transaksi dilakukan. Apabila melewati jangka waktu tersebut, maka Bank berhak untuk tidak memproses permohonan Refund dimaksud.

Pasal 6

Pelimpahan Dana Transaksi

Bank akan melakukan pelimpahan dana Transaksi setiap Hari Kalender berdasarkan data Transaksi yang ada pada Bank dengan terlebih dahulu memotong nilai MDR yang merupakan hak Bank.

Pasal 7

Biaya

  1. Bank berhak untuk membebankan biaya kepada Merchant berupa MDR yang termuat dalam MDF, atau biaya lainnya yang ditentukan Bankdikemudian hari yang terlebih dahulu diberitahu-kan kepada Merchant sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Pembayaran biaya yang dimaksud pada ayat 1 dilakukan dengan pemotongan langsung pada saat dilakukan pelimpahan dana Transaksi dari Bank kepada Merchant.
  3. Bank sewaktu-waktu berhak untuk mengubah besarnya biaya sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 tersebut diatas berdasarkan kebijakan Bank dan/atau perundang-undangan yang berlaku dengan terlebih dahulu akan diberitahukan kepada Merchant melalui media komunikasi yang dianggap sah oleh Bank sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 8

Chargeback

  1. Merchant bertanggung jawab atas Chargeback, apabila terjadi hal-hal sebagai berikut namun tidak terbatas pada:
    1. Pengguna QR tidak menerima barang/jasa hingga waktu yang telah disepakati antara Merchant dan Pengguna QR, atau Pengguna QR tidak menerima barang/jasa seperti kondisi yang dijanjikan atau disepakati dengan Merchant.
    2. Pengguna QR terdebet lebih dari 1 (satu) kali, dan Merchant terkredit lebih dari 1 (satu) kali.c. Nilai yang terdebet dan terkredit tidak sesuai dengan nilai saat Transaksi.
    3. Refund belum diterima.
    4. Rekening Pengguna QR terdebet, Merchant tidak terkredit.
    5. f. Rekening Pengguna QR berhasil didebet tapi Pengguna QR diminta membayar dengan uang tunai.
  2. Dalam hal terjadi Chargeback, Bank tetap berhak dan berwenang untuk:
    1. Mendebet Rekening Merchant atau memo-tong pembayaran Tagihan Merchant yang akan dibayarkan Bank kepada Merchant sejumlah dengan nilai Chargeback; atau
    2. Jika dana pada rekening Merchant tidak mencukupi senilai Chargeback, maka Bank akan melakukan penagihan kepada Merchant dan Merchant wajib membayar tagihan tersebut selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja sejak tagihan tersebut diterima oleh Merchant.
  3. Dalam hal terjadi Chargeback terkait dengan transaksi di Merchant yang mengakibatkan kerugian finansial bagi Bank, maka Merchant wajib bertanggung jawab sebagaimana dimaksud Pasal 21 SKU.
  4. Merchant memberikan kuasa kepada Bank untuk melakukan pendebetan rekening Merchant apabila terdapat Chargeback.

Pasal 9

Klaim atau Keluhan Pengguna QR

  1. Merchant wajib menangani keluhan Pengguna QR sehubungan dengan produk/jasa/ jenis pembayaran lainnya yang ditagihkan Merchant kepada Pengguna QR yang merupakan tanggungjawab Merchant.
  2. Bank wajib menangani keluhan Merchant yang berhubungan Transaksi yang dilakukan Pengguna QR pada PermataQR, dengan jangka waktu selambat-lambatnya 20 (dua puluh) Hari Kerja dari tanggal diterimanya klaim/keluhan tersebut oleh Bank dan apabila seluruh dokumen dan persyaratan yang ditentukan oleh Bank telah terpenuhi.
  3.  Apabila diperlukan, Bank berhak meminta dokumen pendukung dalam bentuk apapun kepada Merchant untuk keperluan penyelesaian keluhan Pengguna QR, dan Merchant setuju dan wajib untuk memberikan dokumen pendukung dimaksud dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja sejak permintaan tertulis pertama dari Bank. Dalam hal Merchant gagal memenuhi permintaan tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan, maka Bank berhak untuk langsung mendebet Rekening Merchant sebesar nilai transaksi yang diklaim oleh Pengguna QR. Dalam hal dana pada Rekening Merchant tidak tersedia dan atau tidak mencukupi,maka Merchant wajib mengembalikan seluruh dana tersebut secara tunai kepada Bank dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak Bank mengajukan klaim dimaksud.

Pasal 10

Transaksi Mencurigakan

  1. Dalam hal terjadi Transaksi yang mencurigakan menurut Bank yang dilakukan melalui PermataQR yang ada pada Merchant, maka Bank akan melakukan investigasi dan berhak untuk menghentikan/menonaktifkan layanan PermataQR pada Merchant, dan/atau menunda atau tidak melakukan pembayaran kepada Merchant atau melakukan pemblokiran Rekening Merchant sampai proses investigasi selesai dilakukan dalam jangka waktu yang ditentukan oleh Bank.
  2. Merchant bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya Transaksi mencurigakan atau bentuk fraud lainnya.
  3. Apabila terbukti bahwa Transaksi tersebut melanggar SKU dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka Bank berhak untuk mendebet Rekening Merchant untuk mengganti kerugian Bank dan atau pihak lain yang timbul akibat Transaksi tersebut, dan Merchant wajib bertanggungjawab sebagaimana diatur dalam Pasal 21 SKU ini.

Pasal 11

Promosi Layanan

  1. Merchant wajib untuk memasang tanda/logo PermataQR yang disediakan oleh Bank, di tempat-tempat yang mudah dilihat agar Pengguna QR mengetahui bahwa Merchant menerima Transaksi melalui PermataQR.
  2. Bank berhak menginformasikan fasilitas dan program PermataQR kepada Pengguna QR, termasuk juga program-program untuk nasabah Bank di lokasi usaha Merchant.
  3. Merchant memberi hak dan wewenang kepada Bank untuk mencantumkan nama dan logo Merchant dalam buku petunjuk atau sarana promosi apapun yang telah ditentukan oleh Bank.
  4. Biaya yang timbul dari promosi atas PermataQR sebagaimana diatur dalam Pasal ini akan ditanggung oleh masing-masing Pihak dalam SKU ini, dan khususnya untuk biaya pajak yang timbul sehubungan dengan pemasangan spanduk dan banner di lokasi usaha Merchant akan menjadi tanggung jawab Merchant.

Pasal 12

Audit dan Pemeriksaan

  1. Bank atau pihak lainnya yang ditunjuk Bank, atau pihak lainnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, berhak melakukan pemeriksaan atau audit terhadap layanan PermataQR, termasuk mengadakan pemeriksaan ke tempat Merchant pada waktu yang ditentukan oleh Bank. Pelaksanaan pemeriksaan atau audit ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan kebijakan Bank dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Merchant wajib cooperatif membantu Bank dalam melakukan pemeriksaan atau audit sebagaimana dijelaskan pada ayat 1 Pasal ini dengan menyediakan data, dokumen dan atau informasi yang diperlukan oleh Bank sehubungan dengan pelaksanaan SKU.

Pasal 13

Pernyataan dan Jaminan

  1. Masing-masing Pihak dengan ini menyatakan dan menjamin Pihak lainnya dalam SKU sebagai berikut:
    1. Masing-masing Pihak adalah subyek hukum yang tunduk pada hukum negara Republik Indonesia dan pihak yang mewakili Para Pihak dalam SKU ini mempunyai hak penuh untuk menandatangani dan melaksanakan SKU. SKU tidak bertentangan dengananggaran dasar masing-masing Pihak (jika ada) serta tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku yang wajib ditaati oleh masing-masing Pihak di dalam menjalankan usahanya.
    2. Masing-masing Pihak telah mengambil semua tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar masing-masing Pihak (jika ada) diantaranya mengenai kewenangan untuk melaksanakan SKU dan pejabat yang menandatangani SKU telah diberi wewenang untuk berbuat demikian untuk dan atas nama masing-masing pihak.
    3. Masing-masing Pihak akan tunduk dan mematuhi seluruh ketentuan yang terdapat di dalam SKU ini beserta perubahannya.
  2. Merchant menyatakan dan menjamin akan menerima Transaksi dengan baik dan penuh tanggung jawab serta tidak melakukan tindakan yang berlawanan dengan hukum, undang-undang serta peraturan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.
  3. Merchant menyatakan dan menjamin bahwa seluruh data/informasi dan dokumen yang diberikan Merchant kepada Bank sehubungan dengan pelaksanaan isi SKU merupakan data/ informasi dan dokumen yang sebenar-benarnya, sah, jujur, transparan, lengkap dan akurat. Merchant menyatakan bersedia dituntut secara pidana maupun perdata termasuk diakhirinyapemberian layanan PermataQR oleh Bank jika Bank mengetahui atau memperoleh informasi dari pihak manapun bahwa data/informasi dan dokumen yang diberikan Merchant ternyata tidak benar/tidak sepenuhnya benar/palsu.
  4. Merchant dengan ini memberikan jaminan kepada Bank bahwa Merchant beserta dengan seluruh karyawannya dan/atau pihak lain yang bekerja sama dengan Merchant tidak akan menyalah-gunakan, mengalihfungsikan PermataQR, dan melakukan tindakan fraud lainnya, termasuk namun tidak terbatas untuk kejahatan/penipuan/ kecurangan.
  5. Para Pihak menyatakan dalam hal terdapat audit atau pemeriksaan atau permintaan informasi berupa data atau dokumen lainnya dari Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan atau pihak lain sesuai dengan peraturan perundang undangan maka Para Pihak sepakat untuk menyediakan dan memberikan setiap informasi atau dokumen tersebut.

Pasal 14

Kerahasiaan

  1. Setiap informasi dan/atau data yang diberikan oleh Bank kepada Merchant dan/atau karyawan Merchant dan atau informasi dan atau data yang diperoleh Merchant dan/atau karyawan Merchant sebagai pelaksanaan dari SKU ini baik yang diberikan atau disampaikan secara lisan, tertulis, grafik atau yang disampaikan melalui media elektronik atau informasi dan atau data dalam bentuk lainnya termasuk namun tidak terbatas mengenai rahasia bank sebagaimana dimaksud undang-undang terkait perbankan, selama berlangsungnya pembicaraan atau selama pekerjaan lain antara Para Pihak (“Informasi Rahasia”) adalah bersifat rahasia.
  2. Merchant setuju dan sepakat bahwa setiap saat akan merahasiakan Informasi Rahasia yang diperoleh sebagai pelaksanaan dari SKU kepada siapapun atau tidak akan menggunakannya untuk kepentingan Merchant atau kepentingan pihak lainnya, tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan tertulis dari pejabat yang berwenang dari Bank atau pihak yang berwenang lainnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  3. Dalam hal penggunaan layanan PermataQR berakhir, Para Pihak sepakat bahwa kewajiban Merchant untuk merahasiakan dokumen dan materi yang merupakan Informasi Rahasia sebagaimana diatur dalam Pasal ini akan tetap berlaku.

Pasal 15

Wanprestasi dan Larangan

  1. Merchant akan dianggap wanprestasi apabila Merchant lalai melaksanakan kewajiban dan melakukan tindakan yang dilarang/melanggar satu atau lebih ketentuan dalam SKU ini.
  2. Tanpa mengurangi maksud dari ketentuan-ketentuan lain mengenai larangan-larangan yang terdapat dalam SKU, maka Merchant dilarang untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:
    1. Melakukan kegiatan atau usaha yang merugikan Bank , melakukan tindakan fraud atas penggunaan layanan PermataQR, melanggar suatu ketentuan, hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang dikeluarkan atau ditetapkan oleh Regulator;
    2. Menyerahkan dan atau mengalihkan semua maupun sebagian hak dan kewajibannya yang timbul berdasarkan SKU ini tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank.
    3. Meminta tambahan biaya/uang kepada Pengguna QR atas Transaksi yang diterima oleh Merchant.
    4. Merchant dilarang menggunakan Hak Atas Kekayaan Intelektual (“HAKI”) milik Bank tanpa persetujuan tertulis dari Bank.
    5. Menetapkan nilai minimum transaksi bagi Pengguna QR yang akan melakukan Transaksi melalui PermataQR di Merchant;
    6. Menutup Rekening Merchant atau rekening(-rekening) lainnya yang terdaftar pada MDF selama masih terikat dengan SKU ini.
  3. Apabila Merchant melakukan wanprestasi dan larangan sebagaimana dimaksud Pasal dan SKU ini maka Bank berdasarkan pertimbangan/ kebijakannya berhak :
    1. Menghentikan atau mengakhiri pemberian layanan PermataQR dengan Merchant sebagaimana dimaksud pada SKU ini dengan seketika; dan/atau
    2. Menunda atau tidak melakukan pembayaran hasil Transaksi kepada Merchant termasuk pembagian pendapatan dan atau memotong atau menagih kembali pembayaran yang telah dibayarkan; dan/atau
    3. Memblokir Rekening dan/atau melakukan pendebetan Rekening Merchant dan/ atau mendebet dana jaminan dan/atau Collateral dan/atau tidak melakukan pelimpahan dana Transaksi kepada Merchant untuk pemba-yaran ganti rugi. Dalam hal dana pada Rekening Merchant tidak tersedia dan atau tidak mencukupi, maka Merchant wajib mengembalikan seluruh dana tersebut secara tunai kepada Bank dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sejak Bank mengajukan klaim dimaksud; dan/atau
    4. Menonaktifkan PermataQR dan atau menarik PermataQR tanpa harus melakukan pemberi-tahuan terlebih dahulu kepada Merchant; dan/atau
    5. Meminta Merchant mengembalikan danasejumlah nilai Transaksi yang diindikasikan sebagai Transaksi yang mencurigakan dan atau Transaksi yang diindikasikan dilakukan dengan unsur-unsur kejahatan atau penipuan atau kecurangan (fraud) oleh Merchant; dan/atau
    6. Menagih semua dan setiap jumlah uang yang wajib dibayarkan Merchant berdasarkan isi SKU ini secara seketika dan sekaligus; dan/atau
    7. Menuntut ganti rugi akibat terjadinya peris-tiwa kelalaian (jika ada); dan/atau
    8. Mendebet dana yang ada di Rekening termasuk dana yang ada di rekening-rekening lain atas nama Merchant yang ada di Bank guna membayar seluruh kewajiban Merchant yang timbul berdasarkan SKU ini termasuk mengganti kerugian Bank yang timbul akibat terjadinya kelalaian (jika ada); dan/atau
    9. Meminta Merchant untuk membayar sejumlah uang dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja terhitung sejak tanggal permintaan pembayaran yang disampaikan Bank kepada Merchant, jika dana pada Rekening belum berhasil terblokir atau terdebet atau dana tidak mencukupi untuk membayar seluruh kewajiban Merchant yang timbul berdasarkan SKU ini.
  4. Tindakan Bank yang dilakukan sebagaimana dimaksud ayat 3 Pasal ini, tidak akan menghilang-kan kewajiban Merchant untuk tetap memenuhi segala persyaratan yang terdapat di dalam SKU.

Pasal 16

Pemberitahuan dan Korespondensi

  1. Surat-menyurat atau pemberitahuan dari Bank kepada Merchant sehubungan dengan isi kerjasama yang dimaksud pada SKU ini akan disampaikan secara tertulis melalui ekspedisi, surat elektronik (e-mail), telex atau facsimile dan akan ditujukan kepada alamat-alamat yang disebut dalam Formulir. Namun khusus untuk transaksi yang menurut Bank diindikasikan sebagai transaksi mencurigakan maka pemberitahuan Bank ke Merchant dapat disampaikan oleh Bank secara langsung atau melalui telepon. Merchant wajib memberitahukan Bank dan melakukan pengkinian data jika terdapat perubahan alamat dan nomor kontak Merchant.
  2. Surat-menyurat atau pemberitahuan yang disampaikan oleh Merchant kepada Bank sehubungan dengan isi kerjasama yang dimaksud pada SKU ini akan disampaikan secara tertulis melalui media yang ditetapkan pada Aplikasi PermataQR atau website www.permatabank.com.

Pasal 17

Jangka Waktu dan Pengakhiran SKU

  1. SKU ini berlaku efektif pada tanggal sesuai dengan yang tercantum dalam BAST untuk jangkawaktu 2 (dua) tahun dan diperpanjang secara otomatis untuk jangka waktu yang sama dan demikian seterusnya selama tidak terdapat konfirmasi pengakhiran SKU dari salah satu pihak.
  2. Jika Merchant ingin melakukan pengakhiran atas SKU ini, maka pemberitahuan harus diberikan secara tertulis kepada Bank selambat-lambatnya 15 (lima belas) Hari Kerja sebelum tanggal efektif pengakhiran SKU yang dikehendaki.
  3. Bank dengan alasan apapun yang merupakan pertimbangan Bank, berhak mengakhiri pemberian layanan PermataQR kepada Merchant dengan melakukan penonaktifan dan/atau pemutusan koneksi sistem PermataQR seketika tanpa kewajiban untuk memberitahukan terlebih dahulu kepada Merchant.
  4. Berakhirnya pemberian layanan PermataQR tidak membatalkan maupun menghapuskan segala hak dan kewajiban masing-masing Pihak yang belum terpenuhi, maka masing-masing Pihak akan tetap terikat sampai kewajiban tersebut dinyatakan selesai oleh Para Pihak.
  5. Dalam hal terjadinya pengakhiran SKU, Para Pihak sepakat untuk mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, sehingga pengakhiran SKU ini tidak memerlukan persetu-juan pengadilan.
  6. Setelah SKU berakhir, Merchant tetap bertanggung jawab atas pelaksanaan Transaksi yang dilakukan sampai dengan 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak tanggal pelaksanaan Transaksi terakhir.

Pasal 18

Force Majeure

Dalam hal salah satu Pihak terlambat dan/atau gagal melaksanakan kewajiban dalam SKU ini dikarenakan terjadi Force Majeure maka Pihak yang mengalami keadaan Force Majeure berkewajiban untuk memberi-tahukan secara tertulis/lisan kepada pihak lainnya dalam SKU selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari Kerja terhitung sejak terjadinya Force Majeure tersebut untuk diselesaikan secara musyawarah. Apabila lalai memberitahukan kepada Pihak lainnya dalam kurun waktu tersebut, maka seluruh kerugian, risiko dan konsekuensi yang mungkin timbul menjadi beban dan tanggung jawab Pihak yang mengalami Force Majeure tersebut.

Pasal 19

Kuasa

  1. Merchant dalam SKU ini memberikan kuasa kepada Bank untuk dan atas nama Merchant dan karenanya Bank dengan ini berwenang melakukan hal-hal sebagai berikut:
    1. Mengelola, mengkreditkan/mendebet, dan/ atau memblokir Rekening Merchant, untuk keperluan pelaksanaan penyetoran dana Transaksi, penyelesaian Transaksi, pemba-yaran ganti rugi, dan lainnya yang dianggap baik oleh Bank sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
    2. Melakukan tindakan-tindakan lainnya yang dianggap baik oleh Bank sehubungan dengan pelaksanaan layanan PermataQR dan atau tindakan-tindakan yang diatur dalam SKU ini.
  2. Dalam hal terdapat pelaksanaan atas ketentuan pada SKU yang membutuhkan kuasa khusus dari Merchant, maka kuasa tersebut dianggap telah diberikan oleh Merchant kepada Bank berdasarkan SKU ini.
  3. Kuasa-kuasa yang diberikan atau termaktub dalam SKU tidak dapat ditarik kembali dan merupakan satu kesatuan serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari SKU, yang tidak dapat dicabut, tidak dapat dibatalkan dan tidak akan berakhir karena sebab atau peristiwa apapun juga sepanjang Merchant masih mempunyai kewajiban kepada Bank dan Para Pihak dengan ini melepaskan ketentuan-ketentuan Pasal 1813, 1814 dan 1816 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang berlaku di Republik Indonesia.

Pasal 20

Penyelesaian Perselisihan dan Pilihan Hukum

  1. Setiap perselisihan, sengketa atau perbedaan pendapat (“Perselisihan”) yang timbul di antara Para Pihak sehubungan dengan pelaksanaan atau berdasarkan SKU akan diselesaikan dengan cara sebagai berikut:
    1. Para Pihak setuju bahwa setiap Perselisihan, sepanjang memungkinkan, akan diselesaikan dengan cara musyawarah untuk mufakat.
    2. Setiap Perselisihan yang tidak dapat diselesai-kan secara musyawarah oleh Para Pihak, maka Perselisihan tersebut harus diselesaikan melalui mediasi di bidang perbankan.
    3. Setiap Perselisihan yang tidak dapat diselesaikan baik secara musyawarah dan atau mediasi di bidang perbankan, akan diselesaikan melalui salah satu Pengadilan Negeri di Republik Indonesia sesuai dengan lokasi yang ditentukan oleh Bank.
  2. SKU ini dibuat, ditafsirkan dan diberlakukan berdasarkan hukum negara Republik Indonesia.
  3. Segala urusan mengenai SKU dengan segalaakibatnya, Para Pihak telah sepakat untuk memilih tempat kediaman hukum yang umum dan tidak berubah pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri di Kotamadya/Kabupaten yang ditentukan oleh Bank.

Pasal 21

Ganti Rugi

  1. Apabila Merchant melakukan kelalaian, kesalahan, dan pelanggaran atas seluruh kewajiban Merchant dan ketentuan yang diatur dalam SKU ini, dan menimbulkan kerugian secara materil maupun immateril pada Bank, Merchant sendiri, maupun pihak lain, maka segala risiko dan kerugian tersebut merupakan beban dan tanggungjawab Merchant. Oleh karenanya, Merchant bertanggung jawab dan berkewajiban untuk membayar sepenuhnya ganti rugi atas segala risiko dan kerugian yang terjadi dan Merchant wajib membayar setiap kerugian dan semua tagihan yang timbul dan Merchant setuju bahwa hal tersebut bukan beban dan tanggungjawab Bank dan bahwa Bank tidak akan memberikan ganti rugi apapun atas segala tuntutan, gugatan, klaim, permintaan ganti rugi yang mungkin timbul dan diajukan oleh Pelanggan/Pengguna QR dan/atau pihak lain manapun juga. Bank berhak untuk melakukan tuntutan ganti rugi atas seluruh kerugian yangtimbul.
  2. Apabila Merchant tidak memiliki itikad baik dalam bertanggungjawab dan melakukan pembayaran ganti rugi sebagaimana dimaksud ayat 1 Pasal ini, maka Bank berhak untuk melakukan pendebetan Rekening Merchant sebagaimana diatur dalam SKU ini atau dengan cara-cara lainnya untuk penyelesaian masalah ganti rugi tersebut.

Pasal 22

Ketentuan-ketentuan Lain

  1. Bank berhak dan berwenang untuk sewaktu-waktu mengubah ketentuan SKU dan setiap perubahan tersebut akan diberitahukan oleh Bank kepada Merchant melalui media yang dianggap sah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dan perubahan tersebut merupakan satu kesatuan dan bagian tidak terpisahkan dari SKU ini. Apabila Merchant keberatan atas perubahan yang ditetapkan oleh Bank, maka Merchant berhak untuk mengakhiri penggunaan layanan PermataQR dengan terlebih dahulu memenuhi seluruh kewajibannya yang masih terhutang kepada Bank berdasarkan SKU.
  2. Seluruh pajak dan bea yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan layanan PermataQR ini menjadi tanggung jawab dan merupakan beban masing-masing Pihak sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
  3. Apabila terdapat ketentuan yang belum diatur atau dirubah dalam SKU ini, maka Para Pihak dapat menyepakati untuk mengaturnya melalui addendum terhadap SKU ini, atau bentuk dokumen tertulis lainnya yang disepakati Para Pihak yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari SKU ini.
  4. Apabila suatu ketentuan dalam SKU dinyatakan tidak sah dan/atau bertentangan dan/atau tidak dapat diberlakukan secara hukum, baik sebagian maupun seluruhnya, oleh suatu ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau oleh suatu instansi pemerintah yang berwenang, maka ketidaksesuaian atau ketidak berlakuan tersebut tidak akan mempengaruhi keabsahan dan keberlakuan ketentuan-ketentuan lainnya yang sah dan tidak bertentangan dengan hukum, dan Para Pihak sepakat, untuk mengganti ketentuan yang menjadi tidak berlaku, tidak sah atau tidak dapat dilaksanakan tersebut dengan ketentuan baru yang sedapat mungkin mencerminkan maksud dan tujuan dibuatnya SKU ini.
  5. Dalam hal Para Pihak tidak dapat lagi melaksa-nakan SKU, maka para penggantinya atau penerus haknya yang sah terikat pada semua syarat dan ketentuan yang tercantum dalam SKU.
  6. SKU ini dibuat dalam Bahasa Indonesia danBahasa Inggris. Kedua versi bahasa ini akan berlaku setara. Dalam hal terdapat perbedaan pengertian dalam SKU ini, maka versi Bahasa Indonesia yang akan berlaku.
  7. Apabila terdapat keluhan dari Nasabah terkait produk/layanan Bank Permata, maka Nasabah dapat menyampaikan pengaduan keluhan melalui PermataTel dengan nomor telpon 1500111 atau melalui media lain yang ditentukan Bank yang dapat dibaca di website www.permatabank.com, dengan mempersiapkan dokumen yang akan dibutuhkan terkait dengan keluhan yang disampaikan.

SKU INI TELAH DISESUAIKAN DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TERMASUK KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan