Skip to main content

Siapkan Dana Darurat untuk Biaya Tak Terduga, Simak Tipsnya

Apr 14, 2021
4 Menit

Setiap orang tentu pernah berada di situasi saat harus secara mendadak mengeluarkan biaya tidak terduga. Misalnya saja tiba-tiba atap rumah bocor, handphone mendadak rusak, dan banyak hal-hal tidak terduga lainnya yang membutuhkan biaya tidak sedikit terjadi secara mendadak.

Pengeluaran tidak terduga tersebut bisa mengganggu cash flow Anda. Hal tersebut sebenarnya dapat diantisipasi apabila Anda memiliki dana darurat. Dana darurat merupakan dana yang disimpan apabila terjadi situasi-situasi darurat seperti PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), kecelakaan, kerusakan barang atau properti, dan pengeluaran lainnya yang tidak termasuk dalam anggaran bulanan.

Mengapa dana darurat penting? Ketika Anda membutuhkan dana besar secara mendadak, Anda tidak perlu kebingungan mencari dana. Anda juga tidak perlu berhutang atau menggadaikan barang. Dana investasi juga tidak perlu dicairkan untuk memenuhi kebutuhan darurat sehingga investasi tetap optimal.

Berapakah dana darurat yang harus dikumpulkan? Angka ini berbeda-beda. Dalam kondisi normal untuk Anda yang single (belum menikah) dana darurat yang harus dimiliki berkisar 3 hingga 6 kali pengeluaran bulanan. Sedangkan untuk yang sudah berkeluarga, minimal 6 hingga 12 kali pengeluaran bulanan. 

Namun, dengan situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, jumlah dana darurat yang harus dikumpulkan pun meningkat, hingga setara dengan 12 kali pengeluaran bulanan. Pandemi Covid-19 membawa kita dalam situasi yang tidak terduga. Tidak ada yang bisa menjamin apakah penghasilan Anda akan tetap sama, mengalami pemotongan atau bahkan nihil akibat PHK. Banyak perusahaan yang harus melakukan pemotongan gaji karyawan dari 25-75% demi tetap bertahan. Bahkan ada juga yang menunda pembayaran gaji berbulan-bulan.

Tidak ada yang pernah tahu sampai berapa lama pandemi Covid-19 akan usai. Situasi ini menjadi pelajaran bagi kita bersama bagaimana dana darurat sangat penting untuk dimiliki. Bagi Anda yang belum memiliki dana darurat atau sudah mengumpulkan tapi belum cukup, simak tips berikut ini agar dana darurat cepat terkumpul.

Hitung Pengeluaran Bulanan
Hitung pengeluaran bulanan terlebih dahulu, lalu buat target dana darurat yang ingin dikumpulkan. Cek juga cash flow, apakah ada dana lebih yang bisa dialokasikan ke dana darurat? Jika ada, segera pisahkan dari dana pengeluaran lainnya.

Buat Rekening Tabungan Terpisah
Buat rekening terpisah antara rekening dana darurat dan rekening yang digunakan untuk transaksi sehari-hari. Jangan mencampur rekening dana darurat dengan rekening yang digunakan harian. Tempat menampung dana darurat harus bersifat likuid atau mudah dicairkan, seperti rekening tabungan. Jadi apabila terjadi situasi darurat dana akan segera cair tanpa perlu menunggu lama.

Alokasikan Penghasilan
Mulailah mengalokasikan sebagian gaji bulanan untuk mengumpulkan dana darurat, minimal 5%. Alokasi uang untuk dana darurat harus langsung disisihkan ke rekening tabungan online khusus ketika menerima gaji. Anda bisa mempercepat pengumpulan dana darurat dengan mengalokasikan bonus, tunjangan dan THR ke rekening dana darurat. Selain itu, menjual barang-barang yang tidak terpakai yang masih memiliki nilai jual juga bisa menjadi solusi untuk menambah dana darurat Anda.

Tidak ada kata terlambat untuk mulai menyiapkan dana darurat. Namun, Anda harus konsisten dalam menyisihkan dana darurat. Mengumpulkan dana darurat bukan hal yang bisa dilakukan dengan cepat. Butuh disiplin dalam melakukannya.

Apabila Anda belum memiliki rekening khusus untuk dana darurat, Anda bisa membuka rekening PermataTabungan Bebas. Ada banyak kemudahan yang bisa Anda dapatkan dengan PermataTabungan Bebas, antara lain:

  • Bebas biaya tarik tunai. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tarik tunai di seluruh ATM tanpa syarat apa pun hingga 31 Desember 2021. Tarik tunai gratis ini dapat dilakukan di seluruh ATM yang memiliki logo VISA/PLUS baik di dalam negeri maupun luar negeri.
  • Kartu debit PermataDebit Plus memberikan kemudahan transaksi perbankan baik online maupun offline.
  • Tersedia layanan SMS Navigator yang membuat Anda lebih mudah memantau mutasi rekening.
  • Pembukaan rekening mudah dan cepat. Cara membuat rekening PermataTabungan Bebas semakin mudah dan cepat. Anda cukup mengunduh aplikasi mobile banking PermataMobile X dan pembukaan rekening bisa langsung dilakukan lewat aplikasi tersebut.
  • Anda bebas biaya transfer, baik menggunakan PermataMobile X, PermataNet dan ATM (bila saldo sebelum transaksi minimal Rp 5,000,000).
  • Anda juga bebas biaya administrasi bulanan bila saldo rata-rata di bulan sebelumnya sebesar Rp 5,000,000.

Tabungan dengan Manfaat Cashback dan Hadiah Langsung

PermataTabungan Bebas

Nabung Ga Bocor, Banyak Gratisan, dan Bonus

PermataME

Aspirasi Untuk Kamu

27 JUL 2020 | KONVENSIONAL

4 Cara Capai Kebebasan Finansial

27 APR 2020 | KONVENSIONAL

5 Keuntungan Menyiapkan Dana Darurat

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan