Skip to main content

Pentingnya Memiliki Tujuan Finansial untuk Fresh Graduate

Jun 25, 2020
3 Menit

Memiliki tujuan finansial yang jelas adalah kewajiban bagi semua orang, bahkan bagi Anda yang masih fresh graduate dan baru mulai bekerja. Tujuan finansial yang jelas akan mempengaruhi bagaimana Anda merencanakan keuangan, misalnya seperti mengukur minimal besaran gaji yang Anda terima saat interview kerja pertama kali. Mudah juga bagi Anda untuk memproyeksikan hal-hal prioritas pada perencanaan keuangan nantinya. Oleh sebab itu, berikut beberapa tujuan finansial yang harus Anda prioritaskan.

Alokasi Dana Darurat
Tujuan finansial ini biasanya sering dilupakan banyak orang, khususnya bagi fresh graduate yang baru mulai bekerja. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, Anda juga harus mengalokasikan pendapatan untuk dimasukkan ke pos dana darurat. Pos dana darurat ditujukan untuk kebutuhan yang tidak dapat Anda prediksi sebelumnya.

Paling tidak, Anda harus mengalokasikan 10% dari total penghasilan Anda sebagai dana darurat. Ini berarti, jika gaji Anda sebesar Rp5 juta, maka setidaknya Rp500.000 harus dialihkan ke pos dana darurat setiap bulannya. Jangan gunakan uang di pos dana darurat jika memang tidak ada keadaan darurat yang terjadi. Memiliki dana darurat dapat memberikan Anda perasaan lebih aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Memiliki dana darurat juga jadi tanda bahwa Anda sudah dewasa dan bijak dalam mengelola perencanaan keuangan Anda sendiri.

Alokasi Dana Pensiun
Tidak ada salahnya untuk mulai mengalokasikan sekaligus menjadikan dana pensiun sebagai tujuan finansial Anda walaupun Anda baru mulai bekerja. Semakin dini Anda menyiapkan dana pensiun, semakin banyak dana yang terkumpul kemudian.

Jika 10% dari penghasilan utama sudah dialokasikan untuk dana darurat, maka usahakan 20%-30% dari penghasilan utama harus Anda alokasikan untuk dana pensiun. Persentasenya jauh lebih besar mengingat kebutuhan Anda setelah pensiun juga tidak sedikit. Saat mengalokasikan kedua dana khusus, baik dana darurat dan dana pensiun, prioritaskan dana darurat lebih dulu.

Dana pensiun bisa jadi langkah proteksi dan jaminan hari tua yang bisa Anda usahakan sejak dini, apalagi jika Anda bekerja selepas kuliah tanpa ada tanggungan. Ini jadi kesempatan Anda untuk menabung dan jadi lebih siap untuk membiayai hidup setelah nanti Anda sudah tidak lagi bekerja.

Alokasi Dana Beli Rumah
Memiliki hunian sendiri bukan perkara gaya-gayaan di usia muda. Rumah adalah kebutuhan primer yang bisa Anda siapkan juga sejak usia muda, apalagi harga rumah juga tidak murah. Anda jelas membutuhkan waktu yang cukup panjang agar sampai akhirnya seluruh biaya terkumpul. Selain ditujukan sebagai tempat tinggal, memiliki rumah juga bagian dari tujuan finansial yang penting karena rumah dapat dijadikan aset yang berharga untuk investasi.

Rumah minimalis tipe 21 atau tipe 36 bisa Anda pertimbangkan untuk jadi pilhan hunian, mengingat harga masing-masing unitnya juga lebih terjangkau. Jangan lupa lakukan observasi dengan teliti terkait hunian yang akan dibeli. Cari yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Periksa lokasi, material bangunan, fasilitas, serta harga dan skema pembayarannya agar Anda dapat menyiapkan anggaran dananya.

Alokasi Asuransi
Memiliki asuransi juga terkadang tidak dijadikan prioritas oleh banyak orang, apalagi bagi mereka yang masih berusia muda yang berpikir bahwa dirinya tidak akan mudah sakit. Padahal, memiliki asuransi adalah salah satu langkah proteksi diri secara finansial yang penting. Ada banyak jenis asuransi yang bisa Anda pilih, namun Anda bisa utamakan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Perlu Anda ketahui, bahwa asuransi jiwa dan asuransi kesehatan ini berbeda. Asuransi jiwa adalah jaminan yang akan menanggung kerugian di kala nasabah meninggal dunia, sementara asuransi kesehatan dipakai saat nasabah sakit atau mengalami kecelakaan. Besaran premi pun tergantung perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Tidak sedikit asuransi terpercaya memiliki biaya premi yang terjangkau, bahkan ada yang senilai Rp5 juta dalam satu tahun.

Asuransi harus masuk dalam perencanaan keuangan Anda selepas lulus kuliah karena Anda harus sudah bertanggung jawab pada diri sendiri di masa ini. Apabila kesehatan Anda terganggu, maka pekerjaan Anda juga akan terganggu. Bukan tidak mungkin jika nantinya akan berpengaruh pada penghasilan Anda juga. Belum lagi pengaruhnya pada keluarga karena kebutuhan perawatan dan pemulihan. 

PermataBank menyediakan berbagai produk Bancassurance untuk proteksi jiwa maupun kesehatan Anda. Dengan premi yang terjangkau dan manfaat yang luas, Anda tentu tidak perlu ragu lagi untuk alokasi asuransi Anda.

Fasilitas pinjaman yang fleksibel di mana bunga dibayar sesuai pemakaian

PermataHome Ready Cash

Asuransi penyakit kritis dengan pengembalian premi sebesar 30%

AVA iPro Proteksi Dini

Aspirasi Untuk Kamu

25 JUN 2020 | KONVENSIONAL

Kreatif Tanpa Batas Saat New Normal

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan