Skip to main content

6 Tren Pernikahan yang Muncul Ketika Masa New Normal

Aug 11, 2020
4 Menit

Masa adaptasi kebiasaan baru tentu membuat banyak rencana tertunda. Mulai dari rencana untuk jalan-jalan ke luar negeri, nonton konser di dalam negeri, hingga mungkin persiapan pernikahan yang sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Tentu saja ini jadi kabar yang kurang mengenakan bagi Anda yang ingin menggelar pesta pernikahan.

Untungnya, di dalam masa saat ini acara pernikahan sudah boleh digelar. Namun, tetap harus mengikuti aturan kesehatan. Seperti apa tren pernikahan di adaptasi kebiasaan baru?

Persiapan Dilakukan Secara Virtual
Bila normalnya Anda akan meeting langsung dengan pihak wedding organizer, pertemuan dilangsungkan secara virtual selama pandemi virus corona. Anda dan pasangan harus siap di depan smartphone ataupun laptop untuk “bertemu” dengan perwakilan wedding organizer. Supaya pembicaraan lancar dan persiapan sesuai dengan rencana, pastikan Anda memiliki koneksi internet lancar dan stabil.

Konsep Pernikahan Intimate
Selain pertemuan dengan wedding organizer yang harus dilakukan secara virtual, Anda pun tidak sebebas dulu dalam mengundang tamu pernikahan. Sebab, sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2002, undangan pernikahan hanya boleh sejumlah maksimal 20% dari kapasitas keseluruhan ruangan. Juga, tidak boleh melebihi 30 orang.

Oleh karena itu, konsep pernikahan intimate yang hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat serta sahabat dekat akan cocok sebagai tren pernikahan di era new normal. Anda dapat mengundang keluarga inti dari kedua belah pihak, serta sahabat-sahabat dekat dari Anda dan pasangan.

Mengadakan Live Streaming melalui Media Sosial
Agak sedih kalau memikirkan tidak bisa mengundang banyak orang untuk hadir di acara pernikahan. Namun, demi memastikan keamanan dan kesehatan bersama, aturan dari Menteri Agama ini memang harus Anda ikuti. Perihal tidak bisa mengundang banyak tamu, Anda dapat mengadakan live streaming akad nikah melalui media sosial masing-masing pengantin. Biarkan acara live streaming ini di-handle oleh tim wedding organizer atau salah satu keluarga Anda.

Menyiapkan Aturan Protokol Kesehatan Ketat
Saat hari pernikahan tiba, pastikan Anda telah menyiapkan protokol kesehatan ketat untuk seluruh tamu. Ya, meskipun yang datang adalah keluarga dan sahabat dekat, namun tidak ada salahnya mengikuti aturan kesehatan yang telah ditentukan.

Sebelum memasuki venue, setiap tamu yang hadir harus dicek suhu badannya. Kemudian, minta tamu undangan untuk memakai masker, face shield, atau alat pelindung lain untuk menutupi area muka. Mengingat situasi yang masih kurang kondusif, ada baiknya tidak melakukan salaman dengan menyentuhkan tangan satu sama lain.

Sanitasi Sebelum dan Sesudah Acara 
Selain menghimbau tamu undangan untuk memakai masker maupun face shield, tidak ada salahnya jika Anda meminta mereka untuk membawa hand sanitizer sendiri. Imbauan untuk membawa hand sanitizer bisa dicantumkan pada undangan yang disebar. Kalaupun ada tamu yang lupa, Anda bisa menyiapkan area cuci tangan atau tempat khusus menyemprotkan hand sanitizer sebelum para tamu memasuki venue.

Usahakan Memilih Venue Outdoor
Mengingat beberapa waktu lalu sempat ada penularan virus yang berasal dari ruang tertutup dan ber-AC, maka sebaiknya Anda memilih venue pernikahan outdoor. Lokasi pernikahan yang dilangsungkan di tempat terbuka akan lebih memudahkan tamu untuk menjaga jarak satu sama lain. Selain itu, tempat yang lapang juga memungkinkan sirkulasi udara lebih baik.

Masih berhubungan dengan venue, disarankan pula Anda mengatur meja dengan format seated dinner alih-alih standing party. Sebab, jika acara digelar dengan model standing party, risiko tamu berkerumun akan jauh lebih tinggi.

Keinginan Anda untuk menyelenggarakan pernikahan di masa adaptasi kebiasaan baru kini sudah bisa terwujud. Asalkan menerapkan protokol kesehatan dan saling menjaga kebersihan satu sama lain, maka pandemi bukan halangan lagi. Lebih penting lagi, apakah Anda sudah siap dengan dana untuk persiapan pernikahan? Meski digelar secara sederhana, tetap saja pernikahan membutuhkan dana yang tak sedikit.

PermataKTA yang hadir sebagai solusi yang akan mewujudkan pernikahan Anda di masa adaptasi kebiasaan baru. Pengajuan PermataKTA bisa dilakukan secara online melalui PermataMobile X yang dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store. Ada dana tunai hingga 300 juta dengan bunga mulai dari 0,88% saja. Segera ajukan PermataKTA dan wujudkan pernikahan Anda. Informasi lebih lanjut hubungi PermataTel 1500111 dan kunjungi website PermataBank. 
 

#TunaikanMimpi dengan pinjaman tanpa agunan PermataBank

PermataKTA

Pengajuan pembiayaan berprinsip Syariah hingga Rp 300 Juta

PermataKTA iB Multiguna

Aspirasi Untuk Kamu

27 JUL 2020 | KONVENSIONAL

4 Cara Capai Kebebasan Finansial

25 JUN 2020 | KONVENSIONAL

Kreatif Tanpa Batas Saat New Normal

...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan