Skip to main content

Syarat dan Ketentuan

Syarat dan Ketentuan Layanan PermataNet

Syarat dan Ketentuan Umum Layanan PermataNet ini (berikut semua lampiran, dan atau perubahannya dan atau pembaharuannya selanjutnya disebut sebagai SKU "PermataNet") merupakan perjanjian yang mengatur mengenai syarat dan ketentuan serta hak dan kewajiban yang berlaku dan mengikat bagi PT. Bank Permata, Tbk., sebuah perusahaan perbankan yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, berkedudukan di Jakarta (Bank) selaku penyedia layanan elektronik banking dan layanan perbankan terkait lainnya, dengan nasabah yang bertindak selaku diri sendiri sebagai pengguna layanan internet banking dari Bank (selanjutnya disebut sebagai "Nasabah").

Pasal 1

Definisi

Sepanjang konteks kalimatnya tidak menentukan lain, istilah atau definisi dengan huruf awal kapital dalam SKU PermataNet ini memiliki arti sebagai berikut:

  1. “Hari Kerja” adalah hari di mana Bank buka dan mengoperasikan layanan perbankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku di Bank.
  2. “Instruksi” adalah perintah yang diberikan oleh Nasabah kepada Bank melalui PermataNet yang sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku di Bank.
  3. “Kode Keamanan” adalah User ID, Password, OTP yang diterima dari SMS Token atau Mobile Token, PIN Mobile Token dan kode-kode verifikasi lainnya yang diberikan oleh Bank yang memungkinkan Nasabah mengakses Rekening dan bertransaksi melalui PermataNet.
  4. “Mobile Token” adalah sarana pengamanan tambahan berupa program atau software kecil yang diinstall di ponsel Nasabah pengguna PermataNet yang telah didaftarkan sebelumnya dan digunakan oleh Nasabah untuk mendapatkan OTP dari Bank.
  5. “One Time Passcode (OTP)” atau adalah deretan angka yang berlaku untuk satu kali transaksi yang diterima dan digunakan oleh setiap Nasabah melakukan transaksi melalui PermataNet.
  6. “Password” adalah kombinasi deretan huruf dan angka (alfanumerik) yang dibuat Nasabah pada saat yang sama dengan pembuatan User ID dan digunakan pada saat login di layanan PermataNet.
  7. “PermataNet” adalah layanan elektronik perbankan yang disediakan oleh Bank yang dapat digunakan oleh Nasabah untuk mengakses Rekening dan melakukan transaksi perbankan atas Rekening melalui jaringan internet, dengan fitur layanan mencakup layanan pembayaran tagihan, transfer dana, pembelian pulsa, dan jenis layanan lainnya yang akan ditentukan kemudian oleh Bank.
  8. “Personal Identification Number (PIN) Mobile Token” adalah kode rahasia yang terdiri dari 6 (enam) digit deretan angka atau nomor yang dimiliki oleh setiap nasabah pengguna Mobile Token untuk mengakses Mobile Token.
  9. “Rekening” adalah seluruh rekening giro atau tabungan atau jenis rekening lainnya milik Nasabah yang ada pada Bank yang terdaftar dalam 1 (satu) nomor induk (Customer Information Profile atau CIF) yang dapat diakses dengan layanan elektronik Bank.
  10. “SMS Token” adalah sarana pengamanan transaksi di mana Nasabah pengguna PermataNet akan menerima OTP melalui SMS yang dikirimkan Bank ke nomor ponsel Nasabah yang telah didaftarkan sebelumnya di Bank.
  11. “Token” adalah sarana pengamanan transaksi yang disediakan oleh Bank dalam bentuk SMS Token dan Mobile Token dan wajib dimiliki oleh Nasabah pengguna PermataNet.
  12. “User ID” adalah identitas yang dibuat Nasabah pada saat melakukan registrasi layanan PermataNet yang digunakan saat login di layanan PermataNet sebagai bukti identitas Nasabah.

Pasal 2

Kode Keamanan

  1. Nasabah wajib menjaga kerahasiaan Kode Keamanan dengan baik dan benar. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala risiko dan kerugian yang timbul sehubungan dengan kelalaian dan/atau kehilangan dan/atau kesengajaan dalam memelihara kerahasiaan Kode Keamanan yang menyebabkan Kode Keamanan tersebut diketahui oleh pihak lain baik secara sengaja maupun tidak sengaja, dan dengan demikian, Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala tanggung jawab, gugatan dan tuntutan sehubungan dengan diketahuinya Kode Kemananan tersebut oleh pihak lain.
  2. Nasabah wajib segera memberitahukan kepada Bank, apabila Nasabah mencurigai adanya pihak lain yang dapat mengakses dan menggunakan Kode Keamanan milik Nasabah, untuk dapat dilakukan tindakan atau langkah-langkah yang dianggap perlu oleh Bank untuk keamanan Nasabah.
  3. Nasabah tetap bertanggung jawab terhadap segala risiko dan kerugian yang timbul atas pelaksanaan Instruksi, termasuk apabila Instruksi dijalankan sebagai akibat dari diketahuinya dan digunakannya Kode Keamanan oleh pihak lain, sampai dengan Bank menerima pemberitahuan resmi untuk melakukan pemblokiran User ID dan/atau kartu debit dan/atau Rekening dari Nasabah melalui media-media yang disediakan oleh Bank.
  4. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua Instruksi yang dilakukan dengan menggunakan Kode Keamanan, baik yang asli maupun tidak, setelah Instruksi tersebut diotorisasi oleh Bank karena telah menggunakan Kode Keamanan yang benar.
  5. Atas kebijakannya sendiri, Bank akan menerima Instruksi yang diyakini berasal dari Nasabah karena telah melalui proses otentikasi dan verifikasi Kode Keamanan yang benar. Bank tidak berkewajiban untuk memeriksa atau memverifikasi identitas pemberi Instruksi. Seluruh transaksi yang dijalankan oleh Bank berdasarkan Instruksi sepenuhnya mengikat Nasabah.
  6. Karena sebab apapun juga, Bank setiap saat dan sewaktu-waktu berhak untuk mencabut dan/atau menonaktifkan Kode Keamanan tanpa pemberitahuan dan/atau persetujuan terlebih dahulu kepada Nasabah.
  7. Untuk keamanan bertransaksi melalui internet, Nasabah dianjurkan untuk melakukan penggantian Password dan PIN Mobile Token secara berkala.

Pasal 3

Biaya-Biaya

  1. Nasabah berkewajiban membayar kepada Bank semua biaya yang timbul akibat penggunaan PermataNet, yang mencakup antara lain biaya-biaya transaksi, dan biaya-biaya lainnya, yang besarnya ditentukan sesuai dengan kebijakan yang berlaku pada Bank.
  2. Seluruh biaya yang timbul sehubungan dengan penggunaan layanan PermataNet akan didebet secara langsung oleh Bank dari rekening Nasabah dan Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada Bank untuk mendebet rekening atas pembayaran biaya-biaya terkait transaksi dan penggunaan layanan PermataNet. Kuasa yang diberikan Nasabah kepada Bank tidak dapat ditarik kembali, dicabut dan/atau tidak akan berakhir dikarenakan sebab-sebab yang tercantum dalam pasal 1813 Kitab Undang-undang Hukum Perdata atau dikarenakan sebab apapun juga.
  3. Bank berhak atas pertimbangannya sendiri mengubah, menambah atau membebankan masing-masing biaya yang dipergunakan di PermataNet dan untuk setiap perubahan dan penambahan biaya akan diberitahukan kepada Nasabah melalui media yang ditentukan oleh Bank dan pemberitahuan tersebut mengikat Nasabah.
  4. Kesepakatan lainnya yang dibuat antara Bank dan Nasabah atas pembebanan biaya terkait penggunaan PermataNet akan berlaku terus-menerus dan merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari SKU PermataNet dan mengikat Nasabah.
  5. Nasabah berkewajiban membayar seluruh kewajiban terkait biaya termasuk pajak-pajak yang ditentukan sesuai dengan ketentuan Undang-undang maupun peraturan atau ketentuan Pemerintah yang berlaku.
  6. Bank berhak untuk memperhitungkan dan membebankan kepada Nasabah, termasuk untuk melaksanakan pendebetan langsung terhadap Rekening atas jumlah yang wajib dibayar oleh Nasabah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat 1 SKU PermataNet yang telah dibayarkan terlebih dahulu oleh Bank.
  7. Biaya akses atau jasa layanan internet yang merupakan bagian dari paket layanan operator telekomunikasi adalah menjadi kewajiban Nasabah dan di luar tanggungjawab Bank.

Pasal 4

Penyediaan Dan Limit Transaksi

  1. Dengan pemberitahuan sebelumnya oleh Bank kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank berhak untuk (i) membatasi, mengurangi, mengubah, membatalkan, dan/atau menghentikan seluruh atau sebagian layanan yang tersedia pada PermataNet dan (ii) menambah, menarik kembali atau mengubah tipe atau bentuk transaksi yang sudah ada atau yang dapat dilakukan melalui PermataNet.
  2. Dengan pemberitahuan sebelumnya oleh Bank kepada Nasabah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank berhak untuk menetapkan, mengubah, atau membatalkan limit untuk setiap transaksi, fasilitas, jasa, dan produk yang terdapat pada PermataNet.

Pasal 5

Syarat dan Ketentuan Layanan PermataNet

  1. Bank hanya akan menjalankan setiap Instruksi yang diberikan oleh Nasabah apabila Bank telah berhasil mengkonfirmasikan keaslian Instruksi tersebut yang dibuktikan melalui proses otentikasi dan verifikasi Kode Keamanan yang dimasukkan oleh Nasabah serta pesan konfirmasi persetujuan pemrosesan transaksi dan Nasabah telah setuju dengan seluruh syarat dan ketentuan terkait pelaksanaan Instruksi tersebut.
  2. Pemeriksaan keaslian Instruksi dilakukan secara elektronik oleh Bank melalui media PermataNet pada saat permintaan untuk memasukkan User ID dan Password, OTP yang dihasilkan oleh Mobile Token atau SMS Token dan/atau konfirmasi, pengiriman e-mail notifikasi, dan apabila menurut pertimbangan Bank perlu melakukan konfirmasi secara langsung, maka Bank dapat secara langsung menghubungi Nasabah dengan cara-cara yang ditentukan oleh Bank.
  3. Dalam hal Instruksi telah diterima oleh Bank, maka Instruksi yang diberikan oleh Nasabah adalah sah dan mengikat Nasabah dan tidak dapat diubah dan dibatalkan.
  4. Bank berhak menolak, tidak memproses, dan membatalkan Instruksi yang diterima sepanjang dimungkinkan menurut sistem dan prosedur yang berlaku di Bank apabila terjadi salah satu atau lebih kejadian-kejadian sebagaimana berikut:
    1. Dana yang tersedia di Rekening tidak mencukupi, atau di bawah saldo minimum yang ditetapkan oleh Bank.
    2. Instruksi tersebut menyebabkan saldo dalam Rekening berada di bawah saldo minimum yang ditetapkan oleh Bank.
    3. Ada dugaan atau sangkaan telah atau akan terjadinya suatu tindakan penipuan atau kecurangan, pelanggaran yang berdasarkan pertimbangan Bank melanggar ketentuan hukum atau peraturan internal Bank dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    4. Menurut pertimbangan Bank suatu Instruksi dapat mengakibatkan Bank dibebani suatu tanggung jawab dan/atau mengalami tuntutan, pengaduan, kerugian baik secara langsung maupun tidak langsung dari pihak manapun juga.
    5. Adanya instruksi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang yang wajib dipatuhi dan dilaksanakan oleh Bank.
  5. Bank, berdasarkan kebijakannya berhak untuk membatalkan atau menunda Instruksi yang diterima kapanpun tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan tanpa perlu memberikan alasan apapun serta tanpa adanya kompensasi atau penalti apapun.
  6. Nasabah mengetahui dan menyetujui untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas segala risiko dan kerugian yang timbul sehubungan dengan perubahan transaksi dan atau sebagai akibat dari kelalaian, kekeliruan, pemalsuan, penipuan, kesalahpahaman, ketidakjelasan Instruksi.
  7. Bank tidak bertanggung jawab atas Instruksi yang tidak lengkap ataupun salah dan transaksi apapun yang disebabkan oleh kelalaian dan/atau kesalahan Nasabah yang mengakibatkan risiko kerugian bagi Nasabah.
  8. Nasabah wajib mengikuti segala ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh Bank sehubungan dengan Instruksi tersebut.

Pasal 6

Tanggung Jawab Nasabah

  1. Nasabah bertanggung jawab penuh atas segala kerugian, kehilangan, kerusakan, tuntutan maupun gugatan yang dialami Nasabah yang mungkin timbul sehubungan dengan adanya kelalaian atau kesalahan atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah, dan karenanya Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala gugatan, tuntutan dan atau ganti rugi yang mungkin timbul dari Nasabah atau pihak manapun sehubungan dengan adanya kelalaian atau kesalahan Nasabah atas pelaksanaan transaksi tersebut.
  2. Memberikan ganti rugi sepenuhnya kepada Bank, bila ada tuntutan dari pihak ketiga, kerugian, pembayaran maupun biaya apa pun yang terjadi, dialami atau diajukan kepada Bank pada setiap saat dan dari waktu ke waktu baik secara langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan pelaksanaan Instruksi, termasuk tetapi tidak terbatas pada biaya penasihat hukum dan biaya perkara yang dikeluarkan oleh Bank.

Pasal 7

Penyampaian dan Penanganan Informasi

  1. Nasabah dengan ini setuju dan memberikan kuasa kepada Bank untuk menyediakan akses kepada rekening agar dapat diakses dan digunakan oleh Nasabah untuk melakukan transaksi melalui layanan PermataNet.
  2. Nasabah selaku pemilik Rekening, dengan ini menyetujui bahwa Bank berhak untuk menggunakan semua data, keterangan dan informasi yang diperoleh Bank mengenai Nasabah, termasuk namun tidak terbatas pada penggunaan sarana komunikasi pribadi Nasabah, kepada pihak ketiga, pihak lain yang bekerjasama dengan Bank dan atau pihak berwenang lainnya untuk segala keperluan sepanjang dimungkinkan dan diperkenankan oleh perundang-undangan yang berlaku termasuk yang bertujuan untuk pemasaran produk-produk Bank ataupun produk pihak lain yang bekerjasama dengan Bank. Untuk penggunaan data yang memerlukan persetujuan pihak lain, dengan ini Nasabah menyatakan bahwa Nasabah telah memperoleh persetujuan tertulis dari pihak ketiga manapun untuk penggunaan data, keterangan dan informasi tersebut,dan karenanya Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala risiko, kerugian, tuntutan dan/atau tanggung jawab yang mungkin timbul dikemudian hari sehubungan dengan penggunaan data, keterangan dan informasi kepada pihak ketiga yang telah memperoleh persetujuan Nasabah tersebut.

Pasal 8

Pembuktian

  1. Nasabah menyetujui bahwa Instruksi yang dilakukan melalui PermataNet adalah sah dan dapat dibuktikan oleh dokumen-dokumen antara lain:
    1. Mutasi transaksi pada Rekening yang terkait dengan transaksi yang ada pada Bank.
    2. Dokumentasi tertulis maupun elektronik yang diadministrasikan oleh Bank sehubungan dengan penggunaan PermataNet.
    3. Surat-surat dan dokumen-dokumen elektronik lainnya yang dikeluarkan oleh Bank.
  2. Nasabah menyetujui keabsahan, kebenaran atau keaslian bukti transaksi dan komunikasi yang ditransmisi secara elektronik antara Nasabah dan Bank yang ada pada Bank, termasuk dokumen dalam bentuk catatan komputer atau bukti transaksi Bank, tape atau cartridge, rekaman, print out komputer, salinan atau bentuk penyimpanan informasi yang lain. Seluruh data yang diperlihatkan oleh Bank atau semua alat atau dokumen tersebut merupakan satu-satunya alat bukti yang sah atas transaksi perbankan melalui PermataNet yang dilakukan oleh Nasabah.
  3. Dengan melakukan transaksi melalui PermataNet, Nasabah mengakui dan setuju bahwa semua dokumen komunikasi dan transaksi dari Nasabah yang diterima Bank adalah merupakan alat bukti yang sah meskipun dokumen-dokumen tersebut tidak dibubuhi tandatangan basah atau tandatangan elektronik oleh Nasabah dan/atau Bank.

Pasal 9

Pengecualian dan Ganti rugi

  1. Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala kerugian atau kerusakan yang timbul sebagai akibat dari hal-hal sebagai berikut:
    1. Kerusakan atau kehilangan yang diakibatkan perlengkapan, software, penyedia browser internet atau oleh Internet Service Provider (ISP) atau agen-agennya.
    2. Segala gangguan dari virus komputer atau trojan, worm atau program membahayakan lainnya yang dapat mengganggu pelayanan PermataNet, web browser atau komputer sistem Bank, Nasabah atau ISP.
    3. Penggunaan ISP yang tidak resmi.
    4. Penyalahgunaan Kode Keamanan oleh Nasabah atau pihak ketiga manapun.
    5. Kesalahan penyampaian Instruksi oleh Nasabah.
    6. Kelalaian Nasabah untuk mengikuti instruksi, prosedur dan petunjuk penggunaan layanan PermataNet.
    7. Segala kerugian langsung maupun tidak langsung atau akibat lain sebagai akibat dari kelalaian atau kesalahan Nasabah atau pihak manapun lainnya sehubungan dengan pemakaian PermataNet.
  2. Bank, berdasarkan kebijakannya berhak untuk membatalkan atau menunda Instruksi yang diterima kapanpun tanpa pemberitahuan sebelumnya, dan tanpa perlu memberikan alasan apapun serta tanpa adanya kompensasi atau penalti apapun.
  3. Nasabah mengetahui dan menyetujui untuk bertanggung jawab sepenuhnya atas segala risiko dan kerugian yang timbul sehubungan dengan perubahan transaksi dan atau sebagai akibat dari kelalaian, kekeliruan, pemalsuan, penipuan, kesalahpahaman, ketidakjelasan Instruksi.
  4. Bank tidak bertanggung jawab atas Instruksi yang tidak lengkap ataupun salah dan transaksi apapun yang disebabkan oleh kelalaian dan/atau kesalahan Nasabah yang mengakibatkan risiko kerugian bagi Nasabah.
  5. Nasabah wajib mengikuti segala ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh Bank sehubungan dengan Instruksi tersebut.

Pasal 10

Perlindungan Bank

  1. Nasabah menyatakan bahwa setiap Instruksi dari Nasabah tidak bertentangan dengan ketetapan dan peraturan hukum yang berlaku dan Nasabah bertanggungjawab dan dengan ini menyatakan bahwa Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas semua risiko dan/atau tuntutan yang muncul dari pihak manapun terkait dengan pelaksanaan Instruksi tersebut oleh Nasabah.
  2. Bank tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan akibat yang ditimbulkan dari pelaksanaan transaksi melalui PermataNet oleh Nasabah yang melanggar atau bertentangan dengan ketentuan dalam SKU PermataNet ini dan atau peraturan perundang-undangan dan atau kebijakan Bank yang berlaku, dan bahwa Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala tuntutan hukum dan risiko dan ganti rugi sehubungan dengan pelaksanaan transaksi oleh Nasabah untuk alasan apapun yang bertentangan dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 11

Keadaan Darurat (Force Majeure)

  1. Nasabah dengan ini setuju bahwa kejadian-kejadian berikut ini adalah merupakan kejadian Force Majeure (keadaan darurat) yaitu kerusakan peralatan, virus, ganguan atau kerusakan sambungan listrik, keributan, banjir, ledakan, reaksi kimia, kecelakaan, penyakit, pemogokan, ketentuan pemerintah, dan kejadian lainnya yang diluar kekuasaan Bank.
  2. Dalam hal Bank tidak dapat atau terlambat melaksanakan Instruksi baik sebagian maupun seluruhnya karena terjadinya Force Majeure sebagaimana dijelaskan pada ayat 1 Pasal ini, dengan ini Bank tidak akan memberikan ganti rugi dan/atau pertanggungjawaban dalam bentuk apapun kepada Nasabah atau pihak manapun atas segala risiko, tanggungjawab dan tuntutan apapun, baik dari Nasabah maupun pihak lainnya yang mungkin timbul sehubungan dengan keterlambatan maupun tidak dapat dilaksanakannya Instruksi akibat Force Majeure, sepanjang Bank telah melaksanakan segala kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan dengan terjadinya Force Majeure tersebut.

Pasal 12

Pemberitahuan

  1. Semua pemberitahuan yang perlu dikirimkan oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya mengenai atau sehubungan dengan SKU PermataNet ini, harus dilakukan dengan surat tercatat atau melalui kurir atau melalui media elektronik antara lain e-mail, atau faksimili atau telex atau short message system (SMS) atau telepon selular sesuai dengan data atau informasi yang diperoleh dan terdaftar pada Bank.
  2. Setiap pemberitahuan dan atau komunikasi oleh masing-masing pihak sebagaimana dimaksud pada butir a di atas, dianggap telah diterima atau disampaikan:
    1. Jika dikirim secara langsung melalui kurir atau ekspedisi, pada tanggal penerimaan dan atau.
    2. Jika dikirim melalui pos tercatat, pada 7 (tujuh) hari kalender setelah tanggal pengiriman, dan atau.
    3. Jika dikirim melalui telex atau faksimili, pada hari pengirimannya (dengan konfirmasi penerimanya).
    4. Jika dikirim melalui e-mail, pada saat diterimanya konfirmasi telah diterima (return received).
    5. Jika dikirim melalui SMS, pada saat tidak diterimanya konfirmasi gagal kirim.
  3. Setiap perubahan alamat dan atau media komunikasi dari masing-masing pihak wajib segera diberitahukan kepada pihak lainnya. Setiap pemberitahuan dan atau komunikasi oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya adalah sah dan mengikat Bank dan Nasabah sepanjang dilakukan sesuai dengan alamat surat-menyurat dan atau media komunikasi yang terdaftar pada Bank. Nasabah dengan ini menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala kerugian dan risiko yang dialami atas terlambat atau tidak diberitahukannya perubahan alamat pemberitahuan dan atau media komunikasi kepada Bank.

Pasal 13

Bahasa Yang Dipergunakan

  1. SKU PermataNet ini dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam hal terjadi perbedaan pendapat atau penafsiran (Konflik) antara versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dari SKU PermataNet, maka versi bahasa Indonesia yang akan berlaku.
  2. Nasabah dengan ini memahami dan setuju bahwa kecuali ditentukan lain oleh Bank, SKU PermataNet dan dokumen-dokumen lain yang terkait dengan SKU PermataNet dibuat dalam Bahasa Indonesia dan atau Bahasa Inggris. Dalam hal terdapat Konflik, antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, maka hanya Bahasa Indonesia yang berlaku terhadap segala terjemahannya, baik mengenai penyusunan, penafsiran, maupun pelaksanaannya.

Pasal 14

Pilihan Hukum Dan Domisili

  1. Semua pemberitahuan yang perlu dikirimkan oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya mengenai atau sehubungan dengan SKU PermataNet ini, harus dilakukan dengan surat tercatat atau melalui kurir atau melalui media elektronik antara lain e-mail, atau faksimili atau telex atau short message system (SMS) atau telepon selular sesuai dengan data atau informasi yang diperoleh dan terdaftar pada Bank.
  2. Setiap pemberitahuan dan atau komunikasi oleh masing-masing pihak sebagaimana dimaksud pada butir a di atas, dianggap telah diterima atau disampaikan:
    1. Jika dikirim secara langsung melalui kurir atau ekspedisi, pada tanggal penerimaan.
    2. Jika dikirim melalui pos tercatat, pada 7 (tujuh) hari kalender setelah tanggal pengiriman.
    3. Jika dikirim melalui telex atau faksimili, pada hari pengirimannya (dengan konfirmasi penerimanya).
    4. Jika dikirim melalui e-mail, pada saat diterimanya konfirmasi telah diterima (return received).
    5. Jika dikirim melalui SMS, pada saat tidak diterimanya konfirmasi gagal kirim.
  3. Setiap perubahan alamat dan/atau media komunikasi dari masing-masing pihak wajib segera diberitahukan kepada pihak lainnya. Setiap pemberitahuan dan/atau komunikasi oleh salah satu pihak kepada pihak lainnya adalah sah dan mengikat Bank dan Nasabah sepanjang dilakukan sesuai dengan alamat surat-menyurat dan/atau media komunikasi yang terdaftar pada Bank. Nasabah dengan ini menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala kerugian dan risiko yang dialami atas terlambat atau tidak diberitahukannya perubahan alamat pemberitahuan dan/atau media komunikasi kepada Bank.

Pasal 15

Perubahan SKU PermataNet

  1. Dengan pemberitahuan sebelumnya oleh Bank kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Bank berhak mengubah, melengkapi atau mengganti syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dari SKU PermataNet ini.
  2. Setiap perubahan atas syarat dan ketentuan dari SKU PermataNet ini mengikat Nasabah dan merupakan suatu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Syarat-syarat dan Ketentuan Umum Pembukaan Rekening di Bank.

Pasal 16

Pengakhiran Layanan PermataNet

Layanan PermataNet akan berakhir apabila salah satu atau lebih dari satu kondisi berikut ini terpenuhi:

  1. Nasabah mengajukan permohonan pengakhiran layanan PermataNet melalui kantor cabang Bank terdekat atau PermataTel di nomor telepon 1500-111.
  2. Nasabah menutup Rekening di Bank.
  3. User ID dan atau kartu debit dan/atau Rekening dalam status terblokir dan atau karena kondisi tertentu Rekening, User ID atau kartu debit Nasabah tidak dapat digunakan untuk bertransaksi.
  4. Bank menemukan adanya penyalahgunaan Rekening oleh Nasabah dan atau kuasanya dalam kaitannya dengan pelanggaran hukum.
  5. Bank melaksanakan suatu kewajiban atau ketetapan untuk penghentian akses layanan ini karena keharusan berdasarkan suatu penetapan atau keputusan instansi atau pejabat yang berwenang atau sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  6. Nasabah salah memasukkan salah satu atau seluruh Kode Keamanan sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut.
  7. Bank mengalami gangguan sehingga menghentikan pemberian layanan PermataNet ini dengan menyampaikan pemberitahuan kepada Nasabah melalui media yang ditentukan oleh Bank.
  8. Bank berhak secara sepihak menghentikan atau menangguhkan layanan PermataNet tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada Nasabah apabila terjadi hal-hal sebagai berikut:
    1. Teknis:
      • Jika terjadi gangguan teknis pada jaringan (network).
      • Jaringan (network) secara teknis sedang dalam peningkatan, perubahan dan/atau pemeliharaan.
    2. Non Teknis: jaringan (network) terindikasi digunakan untuk kejahatan atau kegiatan yang bertujuan melanggar hukum.
    3. Adanya ketetapan dan atau peraturan perundang-udangan yang melarang pelaksanaan dan/atau penggunaan layanan melalui internet atau mobile banking dan atau sejenisnya dan atau yang dapat dipersamakan dengan itu.

Pasal 17

Lain-Lain

Dengan disetujuinya SKU PermataNet ini oleh Nasabah yaitu dengan meng"click" kata "setuju atau agree" pada aplikasi di internet, maka Nasabah telah setuju dan terikat pada SKU PermataNet ini dan ketentuan-ketentuan lain yang ditetapkan oleh Bank sehubungan dengan pelaksanaan transaksi melalui PermataNet, yang akan diberitahukan sebelumnya oleh Bank kepada Nasabah, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta setiap perubahan, penambahan, maupun peraturan pelaksanaan dari apa yang telah disebutkan diatas.

Nasabah dengan ini mengetahui bahwa Bank memiliki prosedur pelayanan dan penyelesaian pengaduan sehubungan dengan pelaksanaan layanan PermataNet yang dapat diakses oleh Nasabah melalui website www.permatabank.com dan atau media lain yang ditetapkan oleh Bank.

PERJANJIAN INI TELAH DISESUAIKAN DENGAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN TERMASUK KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN
...

Kebijakan Privasi

...

Syarat dan Ketentuan