Tips Pengelolaan Keuangan untuk Perempuan

Tips Pengelolaan Keuangan untuk Perempuan

  • FA 980x300 Financial 2016-023234

    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Perempuan memiliki peranan penting dalam keuangan rumah tangga. Selain sebagai pelaksana tugas, perempuan juga berfungsi sebagai pengatur keuangan dalam rumah tangga. Meski demikian, para perempuan terkadang lupa untuk mengatur keuangan untuk pribadinya sendiri. Dalam Financial Article kali ini, tips pengelolaan keuangan akan didedikasikan untuk Anda para perempuan penting dimana pun Anda berada.

    Salah satu kasus menarik yang pernah saya temukan adalah para perempuan mengaku sangat kesulitan dalam mengatur keuangan bilamana terjadi musibah seperti orang tua sakit, dan juga beberapa bulan setelah pasangan pensiun. 80% dari perempuan ini mengaku tidak siap dan tidak punya dana yang dapat dikelola untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh sebab itu, pondasi yang kuat harus dibentuk sejak sekarang. Secara umum, saya pilihkan tiga tips keuangan utama yang sebaiknya dilakukan bagi para perempuan.

    Pertama, menghindari utang konsumtif yang diakibatkan oleh belanja barang-barang yang nilainya menurun atau tidak punya nilai jual. Utang yang sifatnya tanpa agunan seperti kartu kredit atau pinjaman dana tunai, merupakan utang dengan beban bunga terbesar dari seluruh keluarga kredit.

    Biasakan untuk selalu hanya berbelanja saat punya uang, dan jika membayar dengan kartu kredit harus dibayar lunas 100% saat tagihan jatuh tempo. Kebiasaan membayar minimum akan membuat Anda membayar beban bunga. Hal penting adalah menghindari keterlambatan pembayaran. Jika Anda membayar Rp. 75.000 setiap terlambat bayar tagihan kartu kredit, dan Anda punya 3 kartu kredit, maka ada dana terbuang hingga Rp. 225.000 sebagai denda. Bayangkan berapa aset investasi yang bisa terbentuk selama 10 tahun kedepan jika uang ini dibelikan reksa dana saham misalnya.

    Kedua, punya simpanan untuk darurat. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Untuk itu, setiap rumah tangga wajib punya dana darurat yang ditempatkan hanya di tabungan, deposito, atau reksadana pasar uang. Percaya atau tidak, banyak perempuan mengaku punya dana darurat, padahal hanya punya ”dompet elektronik” kedua yang saldonya akan diambil juga saat rekening pertama habis.

    Ketiga, investasi untuk hidup masa depan. Dalam jangka panjang, resiko terberat yang sangat ingin kita hindari adalah tidak mampu pensiun! Konsisten juga dengan hasil riset yang saya sebutkan diawal, salah satu dari 3 ketakutan finansial terbesar perempuan adalah ketidakmampuan untuk mempertahankan gaya hidup di masa pensiun.

    Tanpa punya kesadaran untuk berinvestasi, hampir mustahil Anda dan pasangan dapat hidup nyaman tanpa beban di masa pensiun. Ragam aset investasi yang dapat dipilih oleh perempuan cukup banyak. Namun, dengan keterbatasan pengetahuan dan mungkin juga modal investasi, maka salah satu produk terbaik adalah dengan menggunakan reksa dana.

    Sebagai ilustrasi, misalkan Anda berinvestasi sebesar Rp. 1 juta setiap bulan ke sebuah reksa dana saham dengan potensi imbal hasil rata-rata 18% per tahun. Hal ini dilakukan secara konsisten selama 15 tahun, maka secara matematis saldo aset investasi yang akan terbentuk adalah Rp. 905 juta. Untuk Anda yang baru mulai berinvestasi, saya lebih sarankan untuk menggunakan reksa dana campuran berimbang selama 3 tahun pertama, baru kemudian mulai membeli reksa dana yang sifatnya lebih agresif.

    Meraih kesejahteraan dalam keluarga memang bukan hanya tugas kaum perempuan, melainkan tanggung jawab bersama. Saya akui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk membantu para perempuan dalam upaya tercapainya kesejahteraan keuangan keluarga dalam jangka panjang. Namun, jangan tunda lagi, mumpung kesempatan masih ada. Live a beautiful life!

    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut

PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami