Strategi mencari Penghasilan Tambahan

Strategi mencari Penghasilan Tambahan

  • strategi penghasilan tambahan
    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Dalam perencanaan keuangan, ada tiga cara untuk mendapatkan penghasilan bagi seseorang atau sebuah rumah tangga. Pertama adalah bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Bekerja dapat dilakukan dengan menjadi karyawan atau pun menjadi pekerja mandiri seperti profesi artis, dokter, dan sebagainya. Penghasilan juga dapat diperoleh dengan cara memiliki usaha atau bisnis. Bilamana Anda juga mengelola bisnis tersebut, maka Anda bisa mendapat penghasilan dari keuntungan usaha sekaligus mendapat gaji sebagai pengelola. Dan yang terakhir adalah mendapatkan warisan atau hibah.

    Diantara ketiga cara tersebut, paling umum dan populer adalah bekerja untuk memperoleh penghasilan. Namun, di masa produktif pun terkadang jumlah kebutuhan keluarga terus meningkat, padahal penghasilan yang diterima tidak dapat disesuaikan dengan kenaikan kebutuhan. Sehingga, salah satu strateginya adalah menambah penghasilan. Apa saja yang dapat dilakukan?

    Pertama, mengaktifkan aset yang belum produktif. Bilamana saat ini Anda memiliki tanah, rumah, atau pun bentuk properti lain, maka jadikanlah aset tersebut secara aktif dapat memberikan penghasilan tambahan. Sebagai contoh, apabila bangunan rumah terdiri dari beberapa area, maka bisa saja sebagian area disewakan. Atau sebagian dari tanah yang dimiliki dapat dikerja-samakan dan dibangun menjadi townhouse.

    Di masa ini pun, Anda tidak hanya terpaku pada properti berbentuk konvensional semata untuk disewakan. Alternatif menyewakan aset lain seperti motor untuk usaha jasa pengantaran atau pun peralatan makan serta katering untuk jasa katering.

    Kedua, investasi kedalam produk finansial. Saat ini, pilihan produk finansial sangat beragam. Dan masing-masing memiliki keunggulan yang berbeda. Jika dana yang tersedia mencapai angka seratus juta rupiah atau lebih, maka dapat ditempatkan di produk seperti Obligasi Ritel Indonesia untuk mendapatkan bagi hasil per bulan. Simulasi penggunaan produk investasi dengan hasil 9% per tahun untuk dana sebesar Rp. 100.000.000 adalah mendapatkan penghasilan bulanan sekitar Rp. 750.000. Jika dananya berkali lipat, maka penghasilan yang diperoleh pun akan lebih besar.

    Alternatif lain seperti investasi di reksa dana atau pun berdagang saham juga dapat digunakan. Dengan dana yang tersedia, maka Anda dapat melakukan proses perdagangan saham untuk mendapatkan penghasilan tambahan berupa selisih harga jual dengan harga beli. Namun, pahami bahwa dana yang tersedia tidak diperuntukkan untuk tujuan finansial lain seperti kebutuhan dana pendidikan anak, kebutuhan membayar pajak bumi dan bangunan, dan lainnya.

    Ketiga, bekerja lepas diluar rutinitas normal. Berbagai pekerjaan yang dilakukan diluar jam kerja sudah banyak pilihannya. Apabila Anda gemar bepergian, maka Anda dapat menuliskan pengalaman bepergian kedalam travel blog. Umumnya, jika blog Anda disukai, maka Anda bisa mendapat undangan-undangan untuk berkunjung baik sendiri mau pun dengan keluarga. Dengan demikian, anggaran untuk berlibur pun dapat dialihkan sebagai tambahan penghasilan untuk tujuan finansial lain.

    Keempat, memanfaatkan program di perbankan. Coba Anda periksa apa saja program kartu kredit atau pun kartu debit yang dapat memberikan poin rewards? Dari berbagai poin tersebut ternyata Anda bisa berkesempatan untuk mendapatkan berbagai voucher berbelanja gratis atau pun tiket gratis. Dengan penawaran-penawaran ini lah Anda dapat menambah penghasilan rumah tangga sembari memenuhi berbagai kebutuhan.

    Jadi, ternyata banyak sekali alternatif strategi untuk menambah penghasilan yang dapat dilakukan oleh seseorang. Terpenting, saat Anda mendapat tambahan penghasilan, pastikan Anda memiliki rencana yang jelas guna mencapai tujuan finansial yang dimiliki. Usahakan agar tambahan penghasilan ini dapat diinvestasikan kembali disamping sesekali digunakan untuk memenuhi keinginan gaya hidup. Mana yang sesuai untuk Anda? SIlakan dicoba sesuai dengan profil dan karakteristik keluarga Anda. Live a Beautiful Life!



    <-- Kembali Ke Halaman Artikel Finansial



    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut

     

PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami