Pentingnya Rencana Keuangan dalam Keluarga

Pentingnya Rencana Keuangan dalam Keluarga

  • FA 980x300 Financial 2016

    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    “Saya sudah menabung, sudah investasi, tidak ada utang konsumtif, berarti keuangan keluarga kami sudah baik bukan? Tidak perlu lagi repot membuat rencana keuangan.”

    “Saya sudah rutin berinvestasi minimal 10% dari penghasilan. Saya juga membeli properti, reksa dana, serta emas. Rasanya sudah cukup dan hidup kami selama ini baik-baik saja.”

    Apakah Anda termasuk yang sering berkomentar seperti diatas?

    Rencana keuangan merupakan panduan setiap keluarga dalam hal memastikan strategi untuk mencapai tujuan keuangan yang dimiliki. Ilustrasinya seperti aplikasi rute jalan yang ada dalam telepon genggam Anda. Seberapa sering Anda melirik aplikasi rute jalan seperti google mapmau pun waze dalam keseharian perjalanan? Meski pun terkadang rute yang akan dilalui sudah dipahami, namun kerap kali Anda masih menggunakan fitur aplikasi tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam memilih rencana jalan dan moda transportasi.

    Sama halnya dengan rencana keuangan, apabila Anda terbiasa menyusun tujuan keuangan dengan jangka waktu yang jelas, maka pilihan strategi untuk mencapai tujuan juga dapat ditentukan dengan lebih baik. Aset investasi seperti apa saja yang sebaiknya digunakan juga dapat terbantu dijawab dengan adanya rencana keuangan.

    Berikut ini adalah poin-poin yang dapat membantu mengingatkan Anda akan pentingnya memiliki sebuah rencana keuangan dalam keluarga.

    1. Berinvestasi bukanlah tujuan

    Walaupun Anda telah dapat menyisihkan uang untuk menabung dan berinvestasi dalam berbagai instrumen investasi, tanpa adanya tujuan keuangan, maka aset tersebut belum tentu dapat berfungsi secara maksimal. Penentuan aset akan lebih bisa jika disesuaikan dengan tujuan keuangan yang ingin dicapai kedepannya dalam jangka waktu dibawah 1 tahun, jangka waktu hingga 5 tahun, dan juga diatas 10 tahun lagi.

    2. Mengatur prioritas pengeluaran

    Banyak orang membeli barang atau kegiatan yang mahal, misalnya mobil, rumah atau paket liburan secara impulsif, saat merasa memiliki uang. Bisa jadi rumah tangga mendapatkan pemasukan besar dari bonus atau tunjangan lain. Sayangnya, kebutuhan lain yang lebih penting mungkin lupa untuk diprioritaskan. Kebutuhan manusia terdiri dari kebutuhan saat ini seperti biaya hidup rutin, bayar uang sekolah bulanan, dan lainnya.

    Di masa depan, juga perlu disediakan dana pendidikan yang biayanya terus naik melebihi inflasi. Selain itu dana pensiun yang perlu disiapkan secara seksama, dan dana kesehatan pensiun yang juga sangat penting. Rencana keuangan memiliki peran besar dalam hal bagaimana sebuah keluarga dapat mencapai tujuan keuangan tersebut.

    3. Alokasi pengeluaran yang ideal

    Pada umumnya, nilai pengeluaran setiap bulan tidak diketahui secara pasti alokasi penggunaannya di setiap pos pengeluaran. Padahal, memahami kemana saja penggunaan penghasilan rumah tangga merupakan kunci sukses dalam mencapai kehidupan yang lebih sejahtera.

    4. Siklus hidup dan tujuan keuangan

    Perencanaan keuangan juga akan memaksimalkan alokasi aset yang dimiliki. Untuk mengoptimalkan aset, ada rekomendasi yang berbeda sesuai dengan umur, tingkat risiko dan kebutuhan. Siklus hidup manusia dalam hal keuangan biasanya terbagi menjadi lulusan baru, pasangan baru, keluarga muda, keluarga dewasa, dan masa pensiun. Setiap tahapan kehidupan memiliki tantangan dan fokus tujuan keuangan yang berbeda.

    5. Tepat menghitung proteksi finansial

    Merencanakan keuangan bukan hanya berinvestasi, tetapi juga melindungi keluarga dengan proteksi yang sesuai. Sebagai orang tua, sebagian dari Anda mungkin ingin memastikan anak-anak tetap dapat mengenyam pendidikan baik hingga lulus tanpa khawatir ada hal tak terduga yang dapat menimpa orang tua. Oleh sebab itu, fungsi asuransi jiwa sebagai proteksi belum dapat digantikan. Dengan rencana keuangan, Anda akan dapat menghitung berapa kebutuhan uang pertanggungan yang dibutuhkan.

    Itulah 5 poin penting yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam hal memiliki sebuah rencana keuangan. Untuk keluarga yang sudah mulai berencana, maka teruskan komitmen ini dan lakukan evaluasi kemajuan setiap tahunnya. Live a Beautiful Life!


    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut

PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami