Mengatur pengeluaran selama bulan Puasa

Mengatur pengeluaran selama bulan Puasa


  • By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Bulan puasa sebentar lagi tiba. Momen suci bagi umat Muslim ini ternyata juga ikut dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. Meski bulan ini penghasilan meningkat, tapi kenyataannya di akhir bulan saldo rekening tak bersisa atau bahkan minus. Anda mengalami hal yang sama?

     

    Penyebab utama tentu saja karena pengeluaran yang terjadi ternyata lebih besar daripada pemasukan. Anda umumnya akan mendapatkan gaji bulanan dan juga Tunjangan Hari Raya yang besarnya bisa 1 kali atau bahkan 2 kali gaji bulanan. Patut diingat bahwa gaji merupakan arus kas masuk rutin yang tugasnya untuk membayar segala pengeluaran rutin. Misalnya untuk membayar listrik, cicilan rumah, uang sekolah bulanan anak, hingga belanja bulanan.

     

    Sedangkan THR merupakan arus kas masuk tidak rutin yang tugasnya untuk membayar pengeluaran musiman seperti biaya mudik lebaran, hadiah lebaran, dan juga tambahan dana untuk investasi atau membuat saldo dana darurat menjadi lebih ideal. Sayangnya, yang masih dilakukan kebanyakan orang adalah mencampuraduk antara gaji bulanan dan THR. Kemudian, semua pengeluaran berasal dari kumpulan uang tersebut.

     

    Ada beberapa trik yang dapat Anda lakukan supaya bulan puasa kali ini lebih baik dalam hal finansial dibandingkan tahun sebelumnya. Pertama, buat rencana pengeluaran. Dalam 1 bulan, atur waktu untuk berbelanja keperluan makan sahur, berbuka, dan juga untuk kebutuhan lainnya. Belanja kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, beras, dan lainnya dapat dilakukan diawal bulan selagi harga masih stabil.

     

    Kedua, buat alokasi pos pengeluaran. Disiplin dalam pengeluaran menjadi kunci penting agar bulan puasa Anda sukses juga dalam hal finansial. Belanja pakaian dan aksesoris boleh saja, namun pastikan anggarannya berasal dari gaji bulanan yang memang Anda terima. Jumlahnya, usahakan tidak melebihi 10% dari penghasilan.

     

    Ketiga, atur jadual silaturahmi & berbuka puasa. Momen yang paling banyak membutuhkan dana adalah pengeluaran untuk berbuka puasa bersama keluarga, teman, dan lainnya yang umum dilakukan diluar rumah. Buatlah alokasi anggaran sesuai gaji Anda. Usahakan jumlahnya tidak melebihi 20% dari gaji Anda sebulan.

     

    Keempat, membayar keperluan lebaran dengan THR. Pengeluaran untuk makanan lebaran, baju lebaran, mudik, dan hantaran, sebaiknya diambil dari alokasi Tunjangan Hari Raya. Jadi, apabila Anda berbelanja dengan bantuan kartu kredit, pelunasan tagihan sebaiknya diambil dari alokasi THR.

     

    Tambahan tips lagi, saat berbelanja carilah promo diskon dari kartu kredit atau pun kartu debit Anda. Gunakan juga poin reward dari kartu kredit yang mungkin dapat membuat Anda berhemat beberapa Rupiah untuk pembelanjaan selama bulan puasa.

     

    Setelah membuat rencana, maka secepatnya Anda mengimplementasikan rencana itu. Anda boleh pilih mau menggunakan metode amplop atau membagi berdasarkan rekening. Saya lebih suka menggunakan rekening dan kartu debit karena tidak perlu repot mencatat pengeluaran dan saya bisa tentukan maksimal yang boleh dihabiskan dengan cara menyamakan saldo rekening dengan jumlah biaya yang akan dikeluarkan dari pos tersebut. Jadi, bulan puasa tahun ini, tidak boros lagi bukan? Selamat menjalankan ibadah di bulan puasa. Live a Beautiful Life!

         
    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut

PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami