Wujudkan Masa depan dengan investasi Reksa Dana

Wujudkan Masa depan dengan investasi Reksa Dana

  • Wujudkan Masa Depan

    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Apakah Anda sudah membayangkan dimana kelak akan menghabiskan masa pensiun? Seorang teman yang kebetulan sering bepergian ke berbagai wilayah di Indonesia dengan semangat menunjukkan foto sebuah lokasi eksotis sebagai tujuan rumah pensiunnya kelak. Dengan pemandangan kearah laut serta hamparan wilayah hijau, sebuah area di Pulau Sumba menjadi mimpi masa pensiunnya. Teman saya, sebut saja namanya Cita, pun berkata,”Bantu saya wujudkan masa depan ini, Prit!”

    Pensiun merupakan masa yang pasti akan dialami oleh setiap orang. Secara natural, tahapan kehidupan di masa depan ini tidak dapat dihindari, sehingga harus dipersiapkan secara baik.

    Pensiun merupakan masa yang pasti akan dialami oleh setiap orang. Secara natural, tahapan kehidupan di masa depan ini tidak dapat dihindari, sehingga harus dipersiapkan secara baik. Perencanaan masa depan termasuk dalam perencanaan jangka panjang yaitu 10 tahun atau lebih. Seperti halnya Cita, untuk dapat mewujudkan mimpi memiliki rumah pensiun di Pulau Sumba, dalam 20 tahun, dia harus mengumpulkan dana mencapai Rp. 1 Milyar. Nah, bagaimana mewujudkannya?

    Berdasarkan kalkulator finansial, untuk dapat memiliki dana sejumlah Rp. 1 Milyar dalam waktu 20 tahun, apabila saya menggunakan asumsi tingkat imbal hasil sebesar 15% per tahun, maka Cita perlu berinvestasi sebesar Rp. 700ribuan setiap bulannya. Strategi investasi yang dapat digunakan adalah berinvestasi di produk reksa dana dengan cara melakukan pembelian bulanan.

    Investasi di produk reksa dana adalah pilihan yang paling optimal bagi keluarga muda yang masih memiliki banyak kebutuhan lain. Produk kelolaan dana seperti reksa dana, merupakan salah satu bentuk produk investasi yang mendapatkan ijin dari otoritas keuangan sehingga sangat teregulasi.

    Begini cara kerjanya. Sebagai investor, Anda menyerahkan sejumlah dana kepada manajer investasi, dikelola sesuai dengan rumusan yang telah ditetapkan di prospektus, dan atas pembeliannya investor memperoleh unit kepemilikan reksa dana. Harga reksa dana ditentukan di akhir hari kerja dan dikenal dengan istilah Nilai Aktiva Bersih (NAB). Misal, Cita membeli reksa dana saham di harga Rp. 1.000, maka dengan dana Rp. 700 ribu, dia akan memperoleh 700 unit. Bulan depannya, Cita kembali membeli reksa dana saham sejumlah Rp. 700 ribu, namun hari ini harganya menjadi Rp. 1.100. Maka Cita akan memperoleh 636 unit. Dengan demikian, saat ini Cita telah memiliki 1.336 unit dari hasil investasinya selama dua bulan.

    Lalu, bagaimana mendapatkan keuntungannya? Produk reksa dana berbeda dengan produk tabungan atau deposito yang memberikan bagi hasil setiap bulan. Keuntungan investasi hanya akan diperoleh saat Anda menjual kembali produk reksa dana yang telah dimiliki dengan harga diatas harga rata-rata pembelian. Jadi, misal Cita menjual seluruh unit reksa dananya saat harga mencapai Rp. 1.200, maka Cita akan memperoleh kembali dana sejumlah Rp. 1.6 juta atau untung sebesar Rp. 200 ribu!

    Saat ini, produk reksa dana yang tersedia di Indonesia ada empat jenis. Setiap jenis reksa dana memiliki karakteristik risiko dan potensi imbal hasil yang berlainan. Pertama, jenis reksa dana pasar uang merupakan produk yang menempatkan mayoritas dana kelolaan investor kedalam produk seperti deposito atau pun instrumen pasar uang lainnya. Risikonya paling rendah dibanding jenis lain, namun potensi imbal hasilnya pun paling rendah. Umumnya digunakan untuk investasi jangka pendek dibawah 12 bulan seperti dana darurat atau mengumpulkan untuk liburan.

    Kedua, jenis reksa dana pendapatan tetap atau sekarang sering dikenal dengan nama reksa dana obligasi. Potensi imbal hasil lebih tinggi daripada reksa dana pasar uang, namun risikonya juga lebih meningkat. Umumnya digunakan untuk investasi hingga 2 tahun seperti untuk persiapan menikah atau mengumpulkan uang muka beli kendaraan.

    Ketiga, jenis reksa dana campuran yang membagi penempatan dana nasabah di instrumen pasar uang, instrumen obligasi serta instrumen saham. Umumnya digunakan untuk investasi hingga 10 tahun seperti dana pendidikan anak atau pun kebutuhan lainnya. Potensi imbal hasilnya umumnya diatas 10% per tahunnya, namun risikonya juga lebih besar daripada reksa dana pendapatan tetap.

    Keempat, jenis reksa dana saham yang menempatkan hampir semua dana nasabah di instrumen saham. Investasi ini sangat sesuai untuk kebutuhan diatas 10 tahun seperti mempersiapkan dana pensiun. Potensi imbal hasil untuk reksa dana saham adalah paling tinggi diantara jenis lain, namun risikonya pun yang paling besar. Anda harus siap dengan penurunan dan kenaikan saldo aset dalam jangka pendek.

    Nah, setelah menentukan apa tujuan finansial Anda, seperti memiliki rumah pensiun versi teman saya Cita, berapa dana yang Anda butuhkan kelak, dan seperti apa profil risikonya, maka Anda siap untuk memilih jenis reksa dana dan melakukan pembelian. Membeli produk reksa dana hanya dapat dilakukan di Agen Penjual Efek Reksa Dana atau APERD yang telah mendapat lisensi otorit>as. Sebaiknya, membeli dari agen penjual yang memiliki banyak opsi jenis reksa dana dan memiliki fasilitas yang lebih memudahkan Anda dalam berinvestasi. Yuk, wujudkan masa depan mu dengan investasi di reksa dana. Live a Beautiful Life!

    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut

PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami