Resolusi Keuangan Tahun 2019

Resolusi Keuangan Tahun 2019

  • Web Banner Resolusi Keuangan tahun 2019

    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Resolusi Keuangan Tahun 2019

    Awal tahun identik dengan resolusi keuangan. Sedikit berbeda dengan tujuan keuangan, resolusi keuangan adalah gambaran besar atas perbaikan dan perubahan positif yang ingin Anda lakukan di tahun ini. Setidaknya, ada 5 area resolusi keuangan yang menjadi inspirasi untuk Anda.

    1. Mampu membedakan kebutuhan dan keinginan
    2. Sumber kebocoran utama dalam keuangan rumah tangga adalah dorongan untuk memenuhi keinginan diluar batas kemampuan finansial. Pahami bahwa nilai barang itu murah atau mahal juga akan relatif terhadap penghasilan rumah tangga. Pembelian barang Rp2 juta dinilai masih wajar untuk rumah tangga berpenghasilan Rp50 juta per bulan. Namun, menjadi potensi bermasalah untuk rumah tangga berpenghasilan Rp10 juta per bulan.

      Kebutuhan adalah berbagai pengeluaran yang memang harus ada untuk dapat bertahan hidup. Biaya makan adalah contoh biaya hidup. Sedangkan, mau makan di restoran apa merupakan pilihan gaya hidup. Kenali dan pisahkan antara kebutuhan yang benar-benar butuh, dengan keinginan. Jangan-jangan dengan mengurangi keingingan, ada banyak dana yang sebenarnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan investasi. Anda boleh saja memiliki keinginan asalkan untuk memenuhi hanya menggunakan 10% dari penghasilan bulanan.

    3. Membenahi tata cara pengaturan arus kas
    4. Pengaturan arus kas atau dikenal dengan pengaturan cashflow adalah faktor utama yang akan menjadi penentu apakah keuangan Anda akan sehat di masa depan atau tidak. Salah satu pertanda arus kas yang sehat adalah masih adanya dana yang bisa disimpan untuk diinvestasikan, Ciri lain adalah adanya pencatatan keuangan yang baik atas berbagai pos-pos keuangan dengan tujuan pengeluaran tetap bisa terkendali.

      Apabila Anda belum memiliki pencatatan keuangan yang baik, maka dapat dimulai dengan bantuan berbagai aplikasi keuangan di ponsel. Untuk pemula, pembagian pos keuangan dapat diatur untuk kebutuhan rutin bulanan, pos untuk dana darurat, pos untuk investasi, serta pos untuk gaya hidup.

    5. Terlepas dari utang konsumtif
    6. Bagaimana dengan pinjaman yang dimiliki? Sebaiknya dievaluasi apakah pinjaman yang selama ini dimiliki lebih sering terjadi untuk membeli barang-barang kesenangan pribadi, sehingga barang yang dibeli tersebut tidak memiliki nilai tambah malah ada pengurangan nilai. Jika Anda menjawab iya berarti Anda masih memiliki utang yang konsumtif.

      Manajemen utang ditujukan agar rencana keuangan Anda dapat segera bebas dari utang konsumtif. Langkah awal adalah mendata jumlah pinjaman yang dimiliki. Saya sarankan agar Anda melunasi utang dengan saldo terkecil, agar daftar pinjaman dapat segera diperpendek. Untuk pinjaman yang berbunga sangat tinggi juga sebaiknya dilunasi lebih awal.

    7. Memulai berinvestasi
    8. Pahami bahwa karena inflasi maka menabung tidak lagi pangkal kaya, untuk itu sebaiknya Anda mulai berinvestasi. Ingatlah bahwa tingkat inflasi akan menggerus nilai uang yang dimiliki. Sedangkan, kenaikan gaji tidak bisa mengimbangi kenaikan harga-harga barang. Investasi sangat mutlak diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan tertentu seperti keinginan untuk saldo dana pensiun, tabungan dana pendidikan anak dan lain-lain.

      Kalau tahun sebelumnya, investasi belum dapat dilakukan, maka tahun ini dapat dimulai dengan angka kecil terlebih dahulu. Saya sarankan agar Anda mulai membiasakan diri membuat sistem debit otomatis dari rekening gaji ke rekening investasi. Jumlah yang ideal adalah minimal 10% dari penghasilan bulanan.

    9. Menambah aset investasi/li>

      Setelah mulai berinvestasi, maka saya tetap sarankan Anda untuk tidak puas. Apabila aset investasi yang dimiliki belum disesuaikan dengan tujuan keuangan, maka tahun baru adalah saat yang tepat untuk membenahi portofolio investasi. Idealnya, aset likuid yang dimiliki berjumlah 15% dari total nilai portofolio. Sedangkan, aset produktif yang dapat memberikan penghasilan pasif sangat baik untuk mulai dimiliki sejak usia 35 tahun keatas.

    Live a Beautiful Life!

    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut


PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami