Financial Recovery Pasca Lebaran

Financial Recovery Pasca Lebaran

  • Web Banner Financial Recovery Pasca Lebaran

    By : Prita Ghozie from ZAP Finance

    Financial Recovery Pasca Lebaran

    Bagi keluarga muda, tantangan terbesar setelah suka cita lebaran adalah bagaimana memulihkan kembali posisi keuangan. Apalagi, momen pasca lebaran tahun ini juga bersamaan dengan momen pendaftaran sekolah anak. Oleh sebab itu, penyesuaian wajib dilakukan hingga kondisi dapat berjalan normal kembali. Berikut ini langkah-langkahnya:

    1. Membuat bujet untuk komitmen dan kewajiban
    2. Datalah semua komitmen pembayaran setidaknya hingga sebulan kedepan. Apabila gajian berikutnya masih jauh, maka kita harus kreatif untuk mencari tambahan dana untuk biaya hidup. Coba cek saldo dana darurat dan saldo dana investasi yang mungkin tersedia, apabila masih ada, saya sarankan ambil hanya sejumlah biaya hidup harian hingga tanggal gajian tiba.

      Jika ternyata saldo rekening pun tidak membantu, maka upayakan tetap tidak mengambil pinjaman online untuk membayar pinjaman lain. Saat ini, lebih disarankan untuk menggunakan fasilitas pinjaman dana tunai dari fitur kredit perumahan. Biaya pinjaman umumnya masih lebih bersahabat.

      Selain itu, upayakan untuk memberikan ruang untuk pengeluaran tambahan seperti administrasi pengambilan jasa asisten baru, jasa daycare anak, jasa bersih-bersih rumah, dan lainnya. Biasanya penambahan ini bisa meningkat 10%-20% dari bujet normal.

    3. Buat daftar utang yang jatuh tempo
    4. Coba evaluasi, kenapa saat Ramadan dan lebaran sampai bisa membuat utang kartu kredit? Jika sebabnya karena terlalu banyak pengeluaran konsumtif, wah artinya harus puasa shopping dulu selama 2 bulan kedepan!

      Langkah berikutnya adalah membuat daftar kewajiban yang Anda miliki. Dengan demikian, Anda bisa menentukan utang kartu kredit mana yang sebaiknya dilunasi terlebih dahulu. Perhatikan kartu kredit yang membebankan beban bunga paling besar. Nah, ini dia yang jadi prioritas pembayaran.

    5. Strategi fokus pelunasan
    6. Idealnya, Anda melunasi terlebih dahulu utang yang memiliki bunga terbesar, baru kemudian melunasi sisa utang lainnya satu per satu secara perlahan. Namun, apabila daftar utang sudah lebih dari 3 kartu kredit, maka lebih baik pembayaran difokuskan untuk saldo utang yang terkecil. Tak terasa, satu demi satu daftar utang pun terhapus secara perlahan. Dari penghasilan, terpaksa kita tunda dulu investasi demi utang lunas. Alokasinya bisa mencapai 30% dari gaji untuk membayar utang kartu kredit.

    7. Decluttering dan menjual barang pre-loved
    8. Apabila jumlah tagihan sudah melebihi penghasilan, artinya Anda tidak mampu membeli barang-barang yang dibeli dengan kartu kredit tersebut. Saran terbaik adalah menjual barang-barang konsumtif yang dibeli dan mempergunakan dananya untuk pelunasan.

    9. Negosiasi dengan bank pemberi kartu kredit
    10. Ketika sudah merasa berat untuk membayar tagihan, Anda bisa melakukan negosiasi dan permohonan keringanan dengan bank pemberi kartu kredit. Bank pemberi kartu kredit bisa memberikan pilihan pelunasan utang yang bisa dinegosiasikan dengan Anda. Salah satu program yang tepat adalah penghentian hitungan bunga dengan syarat jadual pembayaran ditepati dan kartu kredit tidak lagi digunakan.

      Untuk perbaikan keuangan kedepannya, sangat disarankan untuk melakukan perencanaan kebutuhan lebaran setidaknya dari 6 bulan sebelumnya. Apabila setiap tahun masalah yang timbul adalah utang selepas lebaran, maka artinya kesalahan lama senantiasa terulang kembali. Salah satu upayanya adalah memastikan kecukupan dana darurat untuk kebutuhan lebaran.

    Live a Beautiful Life!

    Informasi(-informasi) yang tercantum di atas diperoleh PT Bank,Permata Tbk (“Bank”) bersumber dari pihak(-pihak) yang bekerjasama,dengan Bank dan dikenal memiliki kompetensi yang memadai dibidangnya,namun demikian Bank tidak melakukan verifikasi secara tersendiri. Informasi(-informasi),tersebut di atas semestinya hanya digunakan sebagai salah satu sumber,informasi dan bukan sebagai penawaran, rekomendasi, saran atau,permohonan kepada siapapun untuk memasuki atau menyetujui suatu,perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan atau,aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.

    Infomasi(-informasi),dan/atau pandangan dalam dokumen ini merupakan penilaian sumber,konsultan keuangan semata untuk saat ini dimana penilaian, pendapat,,perkiraan dan prediksi dari padanya dapat berubah sewaktu-waktu tanpa,pemberitahuan terlebih dahulu. Bank dan / atau anggota Dewan Direktur,dan Komisaris, karyawan, afiliasi, agen dan / atau para penasihatnya,tidak bertanggung jawab dan tidak menjamin atas ilustrasi maupun,informasi(-informasi) yang tercantum diatas dapat selalu diandalkan,dalam perencanaan keuangan, baik investasi keuangan, transaksi keuangan,atau aktifitas lainnya terkait pengelolaan dana keuangan.,Kinerja di,masa lampau bukanlah merupakan cerminan kinerja yang akan datang.,Nasabah termasuk siapapun yang berencana untuk melakukan perencanaan,keuangan harus mempertimbangkan perencanaan yang cocok dengan,memperhatikan tujuan keuangan tertentu dan dianjurkan untuk membuat,penilaian independen, dengan sepenuhnya menyadari seluruh konsekuensi,yang dapat timbul dari penilaiannya tersebut


PermataTel

1500111 (fixed line/ponsel)

Hubungi Kami