Service PermataBank Banner

Tips Keamanan Transaksi E-Banking

Tips Bertransaksi Aman di ATM

  • Mengganti PIN ATM secara berkala
  • Jangan melayani pihak yang menawarkan bantuan di ruang ATM
  • Jangan meminjamkan kartu ATM dan memberitahukan PIN kepada orang lain (petugas bank tidak pernah meminta PIN dari nasabah)
  • Menutup tombol pinpad dengan tangan pada saat memasukkan PIN ke ATM

Jika Anda mengalami kesulitan di ATM, hubungi segera PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Tips Bertransaksi Aman di EDC

  • Periksa nilai transaksi
  • Selalu ikuti keberadaan kartu
  • Tutup dengan tangan saat input PIN
  • Mintalah kartu ATM PERMATABANK Anda kembali
  • Jangan beritahukan PIN kepada orang lain termasuk petugas bank atau keluarga

Jika Anda mengalami kesulitan di EDC, hubungi segera PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Tips Bertransaksi Aman SMS Banking (PermataMobile)

  • Periksa nilai transaksi
  • Pastikan Anda mengirimkan SMS ke 3399
  • Pastikan Anda menerima SMS dari 3399
  • Hapus SMS Anda setelah bertransaksi
  • Jangan beritahukan TIN kepada orang lain termasuk petugas bank atau keluarga

Jika Anda mengalami kesulitan di SMS Banking, hubungi segera PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Tips Bertransaksi Aman Phone Banking (PermataTel)

  • Periksa nilai transaksi
  • Pastikan Anda menelpon nomor 500111 atau 63399 via ponsel
  • Jangan beritahukan TIN kepada orang lain termasuk petugas bank atau keluarga

Jika Anda mengalami kesulitan di Phone Banking, hubungi segera PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Tips Mengamankan PIN & TIN

  • Tidak memberitahukan nomor PIN & TIN kepada siapapun, sekalipun kepada keluarga atau teman dekat.
  • Hindari mencatat nomor PIN & TIN dimanapun apalagi menyimpannya di dalam dompet.
  • Mengusahakan orang lain tidak dapat melihat PIN Anda yaitu dengan menutup gerakan jari pada saat Anda menekan tombol pinpad atau saat memasukkan PIN Anda.
  • Mengganti PIN & TIN secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain.
  • Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas PermataBank melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk nomor PIN & TIN. Karena petugas PERMATABANK tidak akan meminta atau menanyakan nomor PIN & TIN Anda.

 

Tips Bertransaksi Aman di Internet Banking (individu)

Untuk menjaga keamanan Anda dalam bertransaksi di Internet Banking PERMATABANK, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan Anda menggunakan Akses Cepat melalui alamat resmi situs PermataBank di http://www.permatabank.com dan klik link Login Personal Internet Banking –PermataNet atau langsung ke halaman login PermataNet di https://www.permatanet.com dimana link akan tersambung secara otomatis ke https://new.permatanet.com
  • Untuk menghindari kesalahan penulisan alamat situs PermataNet, simpan alamat situs pada menu favorites atau bookmarks, sehingga untuk selanjutnya jika Anda ingin mengakses PermataNet, cukup memilih dari menu favorites atau bookmarks
  • Periksa sertifikat SSL untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk https://new.permatanet.com .
  • Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout.
  • Pastikan bahwa Anda telah logout saat meninggalkan komputer Anda meskipun hanya sesaat.
  • Sebaiknya Anda tidak mengakses PermataNet di warnet atau jaringan yang tidak dapat dipastikan keamanannya.
  • Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas PERMATABANK melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk Login ID dan Password. Karena petugas PERMATABANK tidak akan meminta atau menanyakan Password.
  • Mengganti Password secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain
  • Jangan meminjamkan atau memindahtangankan Mobile Token atau SMS Token Anda kepada orang lain.
  • Apabila Anda menerima pesan atau Email yang menjelaskan bahwa sertifikat tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan akses internet banking PERMATABANK dan segera hubungi PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Tips Bertransaksi Aman di Internet Banking (corporate)

Untuk menjaga keamanan Anda dalam bertransaksi di Internet Banking PERMATABANK, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan Anda menggunakan Akses Cepat melalui alamat resmi situs PermataBank di http://www.permatabank.com dan klik link Permatae-Business atau langsung ke halaman login Permata e-Business di https://www.permatae-business.com
  • Untuk menghindari kesalahan penulisan alamat situs Permata e-Business, simpan alamat situs pada menu favorites atau bookmarks, sehingga untuk selanjutnya jika Anda ingin mengakses Permata e-Business, cukup memilih dari menu favorites atau bookmarks
  • Periksa sertifikat SSL untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk https://www.permatae-business.com
  • Pastikan bahwa Anda telah logout saat meninggalkan komputer Anda meskipun hanya sesaat.
  • Sebaiknya Anda tidak mengakses Permata e-business di warnet atau jaringan yang tidak dapat dipastikan keamanannya.
  • Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas PERMATABANK melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk Login ID dan Password. Karena petugas PERMATABANK tidak akan meminta atau menanyakan Password.
  • Mengganti Password secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain
  • Jangan meminjamkan atau memindahtangankan Hard Token atau Mobile Token Anda kepada orang lain.
  • Apabila Anda menerima pesan atau Email yang menjelaskan bahwa sertifikat tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan akses internet banking PERMATABANK dan segera hubungi PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel

 

Waspadai Bahaya Phising!!

Phising adalah cara-cara penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan informasi-informasi rahasia seorang nasabah seperti Login ID dan Password. Ada beberapa cara antara lain :

  • Membuat situs palsu yang memiliki alamat dan tampilan mirip dengan situs resmi milik bank
  • Mengirim URL link ke situs yang dibuat semirip mungkin dengan situs resmi milik bank namun ternyata palsu
  • Mengirim Email, SMS atau BBM yang berisi URL link atau login screen dan meminta nasabah melakukan login dengan memasukkan Login ID dan Password.
  • Berpura-pura sebagai seseorang dari pihak bank dan meminta data-data nasabah dengan alasan-alasan tertentu

Kiat-kiat pengamanan:

  • Pastikan Anda menggunakan Akses Cepat melalui alamat resmi situs PermataBank di http://www.permatabank.com dan klik link Login Personal Internet Banking –PermataNet atau langsung ke halaman login PermataNet di https://new.permatanet.com sedangkan untuk Internet Banking Corporate, klik link pada gambar Permata e-Business atau langsung ke halaman login Permata e-Business di https://www.permatae-business.com
  • Untuk menghindari kesalahan penulisan alamat situs, simpan alamat situs pada menu favorites atau bookmarks, sehingga untuk selanjutnya jika Anda ingin mengakses PermataNet / Permata e-Business, cukup memilih dari menu favorites atau bookmarks.
  • Perlu diketahui bahwa PERMATABANK tidak pernah mengirim email seperti yang dijelaskan diatas kepada nasabah. Apabila Anda menerima email semacam itu yang kelihatannya berasal dari PERMATABANK, yang sebaiknya Anda lakukan adalah:
    1. Meneruskan (forward) email tersebut ke internet_center@permatabank.co.id atau menginformasikan ke PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel.
    2. Menghapus email tersebut.
  • Apabila Anda terlanjur mengisi informasi yang diminta atau merasa bahwa Login ID dan Password Anda sudah tidak rahasia lagi, segera hubungi PermataTel pada nomor 500111 atau 63399 via ponsel.

Hati-hati Virus, Spyware, Bot dan Keylogger!!

  • Virus / Worm
    Virus Komputer adalah program-program komputer yang dibuat dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada umumnya virus merusak sistem operasi, aplikasi dan data di komputer yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalui banyak media, antara lain : e-mail, disket, CD, USB drive, Flash memory, program dari internet, maupun jaringan, dan juga dari halaman situs yang 'jahat'.

Beberapa contoh dampak dari infeksi virus:

    • Komputer menjadi tidak stabil dan sering 'hang' (macet).
    • Komputer manjadi lambat.
    • Data di harddisk terhapus.
    • Program aplikasi tidak dapat digunakan.

Yang mirip dengan virus adalah Worm yang dibuat untuk dapat menyebar dengan cepat ke banyak komputer. Walaupun umumnya worm tidak menimbulkan kerusakan seperti virus, namun worm dapat digunakan untuk membawa berbagai macam muatan/attachment termasuk yang berbahaya.

Kiat-kiat pengamanan:

    • Gunakan anti-virus ter-update di komputer Anda, dan pastikan bahwa komputer Anda di-scan secara real-time.
    • Banyak virus yang datang melalui email yang diterima, sehingga Anda harus lebih hati-hati pada waktu menggunakan email. Hapus email yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan email attachment sebelum dibuka.
    • Gunakan firewall pada sistem operasi di komputer Anda atau instal personal firewall dan pastikan bahwa pengaturan firewall yang terpasang dapat mengamankan komputer Anda.
    • Sebaiknya Anda tidak mengakses atau bahkan mendownload file/program-program di internet dari situs yang tidak dikenal/tidak dapat diyakini keabsahannya.
    • Scan file-file yang berasal dari disket, CD maupun USB drive yang Anda terima.
    • Pastikan bahwa sistem operasi maupun aplikasi di komputer Anda sudah dilindungi dengan sistem proteksi terkini.

 

  • Spyware

    Spyware adalah sejenis komputer program yang diprogram untuk 'mencuri' informasi-informasi penting/Pribadi dari komputer yang terinfeksi dan mengirimnya ke lokasi tertentu di internet untuk kemudian diambil oleh pembuatnya. Informasi yang menjadi target utama contohnya: nomor kartu kredit, Login ID, Password, nomor rekening, alamat email, dan lain-lain.

    Spyware dapat terinstall melalui email attachment, program yang di-install dari sumber-sumber yang tidak jelas, ataupun oleh website yang 'jahat'.

    Virus dapat diprogram untuk menyebarkan spyware. Namun, berbeda dengan virus yang sifatnya lebih merusak, spyware bekerja secara diam-diam agar tidak terlacak sehingga lebih mudah mengumpulkan informasi yang diinginkan sang pembuat/penyebar spyware.

    Kiat-kiat pengamanan:
    Pengamanan terhadap spyware sama dengan pengamanan terhadap virus/worm.

 

  • Bot (roBot)

    Bot adalah sejenis komputer program yang apabila terinstal di komputer Anda, dapat menyebabkan komputer Anda dikontrol oleh orang lain secara remote melalui jaringan. Sang pembuat/penyebar Bot akan dapat melakukan apa saja dengan komputer Anda.

    Umumnya komputer yang telah terkontrol (dikenal sebagai Botnet) digunakan untuk mengirim SPAM, Virus, Worm atau untuk menyerang komputer-komputer lain yang terkoneksi ke jaringan.

    Kiat-kiat pengamanan:
    Pengamanan terhadap spyware sama dengan pengamanan terhadap virus/worm.

 

·         Keylogger

Keylogger adalah suatu aplikasi atau software yang dapat mengunci tombol keyboard dengan menggunakan program logger tertentu. Sehingga, apapun yang diketikkan oleh user di layar monitor, dapat terekam. Artinya, meskipun saat mengetikkan password di kotak password yang tampil di monitor hanyalah '*****' misalnya, namun isi password tersebut dapat terekam dan otomatis dapat terbaca.

Hasil rekaman ini akan langsung tersimpan pada komputer dan dikirimkan melalui internet kepada si pencuri data tersebut. Bisa lewat e-mail, irc atau bahkan bisa diamati langsung secara realtime melalui web.

Kiat-kiat pengamanan:
Pengamanan terhadap
keylogger sama dengan pengamanan terhadap virus/worm.

Lokasi :